DPRD KSB Sarankan PT DMB Presentasi Rencana Bisnis Barunya

Taliwang (Suara NTB) – PT Daerah Maju Bersaing (DMB) disarankan untuk mempresentasikan rencana bisnis barunya kepada pemerintah tiga daerah (NTB, KSB dan Sumbawa) selaku pemegang saham perusahaan.

Saran ini disampaikan DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), mengingat perusahaan tersebut saat ini tengah dipertimbangkan oleh pemegang saham untuk dibubarkan pasca tidak lagi mengelola kepemilikan saham daerah di PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) bersama Multi Capital.

Iklan

“Saya kira itu (presentasi) yang penting dilakukan sekarang oleh DMB,” kata Wakil Ketua DPRD KSB, H. Amir Ma’ruf Husain, S.PdI kepada Suara NTB.

Menurutnya, meski selama ini PT DMB telah memiliki rencana akan merintis beberapa usaha baru. Tetapi oleh pemerintah tiga daerah khususnya KSB belum mengetahui secara jelas apa saja jenis usaha tersebut. Termasuk sejauh mana PT DMB mempersiapkan rencana atas usahanya itu.

“Berikan keyakinan bahwa usaha yang akan dirintisnya itu punya prospek bagus ke depannya untuk bahan pertimbangan bagi pemegang saham,” cetusnya.

Ia meyakini, sejak terjualnya saham PT NNT beberapa waktu lalu kecenderungan pemerintah tiga daerah untuk membubarkan perusahaan patungan itu sangat besar. Pasalnya selain tidak ada lagi usaha yang dikelola, masing-masing daerah punya rencana lain yang disiapkan untuk memanfaatkan hasil penjualan saham yang diperolehnya.

“Misalnya saja provinsi mau mengalihkan dananya untuk memperkuat modal Bank NTB di mana KSB dan Sumbawa juga diajak. Dan saya kira KSB dan Sumbawa juga punya rencana lain walau memang belum kita dengar akan diapakan,” papar H. Ma’ruf seraya menambahkan agar presentasi itu segera dilakukan oleh PT DMB.

“Saya kira segera ya. Kan katanya dalam waktu dekat ini akan digelar RUPS (rapat umum pemegang saham). Di situ nanti pasti akan dibahas juga kelanjutan nasib perusahaan. Jadi supaya ada bahan pertimbangan daerah mempertahankan DMB atau tidak tentu harus punya gambaran bagi daerah,” tambah politisi Partai Bulan Bintang (PBB) ini.

Sebelumnya, bupati KSB, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM sempat dikonfirmasi terkait kelanjutan PT DMB itu sediri. Menurut bupati, selaku salah satu pemegang saham perusahaan, KSB sejauh ini belum menyiapkan skenario sikap apapun. Apakah akan membubarkan PTDMB atau mempertahankannya dengan catatan perusahaan mengelola koor bisnis baru sebagaimana rencana manajemen perusahaan selama ini.

“Belum ada sikap kita soal DMB sampai sekarang. Biarlah mengalir dulu di RUPS baru nanti kita samakan persepsi untuk mencari pilihan terbaik bagi perusahaan,” kata bupati belum lama ini. (bug)