DPRD Gelar Rapat Paripurna Pengumuman Walikota dan Wakil Walikota Terpilih

Walikota terpilih H. Mohan Roliskana berjabat tangan dengan anggota DPRD usai rapat paripurna pengumuman pemberhentian Walikota dan Wakil Walikota Mataram masa jabatan 2016-2021 dan pengumuman penetapan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Mataram terpilih. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Rapat paripurna pengumuman pemberhentian Walikota dan Wakil Walikota Mataram masa jabatan 2016-2021 dan pengumuman penetapan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Mataram terpilih, Selasa, 26 Januari 2021, terlihat berbeda dari biasanya. Pasalnya, Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh memilih absen.

Ketidakhadiran Ahyar itu mengundang spekulasi dari berbagai pihak. Ketua DPRD Kota Mataram, H. Didi Sumardi menegaskan bahwa pihaknya telah mengundang Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh dalam rapat tersebut. Tetapi yang bersangkutan memiliki agenda lain dengan masyarakat, sehingga absen. “Beliau sudah sampaikan kalau izin menghadiri acara dan tunas pamit dengan masyarakat. Kami menyampaikan dan mempersilakan,” kata Didi ditemui usai rapat paripurna, Selasa, 26 Januari 2021.

Iklan

Rapat paripurna ini sifatnya pengumuman biasa terhadap pemberhentian Walikota dan Wakil Walikota Mataram periode 2016 – 2021. Didi menambahkan, ini merupakan syarat untuk diajukan pemberhentiannya ke Kementerian Dalam Negeri melalui Pemprov NTB. Pasangan H. Ahyar Abduh – H.Mohan Roliskana akan mengakhiri masa bhaktinya pada 17 Februari mendatang, sehingga secara formal nantinya pemberhentian bersamaan dengan pelantikan Walikota dan Wakil Walikota terpilih. “Sebelum pemberhentian secara formal itu ada proses untuk mengeluarkan SK pemberhentian secara administratif di Kemendagri,” jelasnya.

Pengusulan pengangkatan dan pemberhentian Bupati/Walikota kepada menteri melalui Gubernur untuk pengesahan pengangkatan dan pemberhentian sesuai amanat pasal 154 ayat (1) huruf e Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014. Selanjutnya, kepala daerah diberhentikan salah satunya dikarenakan berakhir masa jabatannya sesuai ketentuan 78 ayat (2) huruf a Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014.

Oleh karena itu sambung Didi, sesuai dengan ketentuan keputusan Komisi Pemilihan Umum Kota Mataram Nomor 20/HK.03.1-Kpt/5271/KPU-Kota/1/2021 tentang penetapan pasangan Walikota dan Wakil Walikota Mataram tahun 2020 dan berita acara hasil rapat pleno KPU Nomor : 1/PL.02.7-BA/03/KPU-Kot/1/2021 tentang penetapan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Mataram tahun 2020. Dengan mengacu pada putusan sambungnya, Dewan mengumumkan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Mataram terpilih adalah H. Mohan Roliskana dan dan TGH. Mujiburrahman. (cem)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional