DPP Golkar Sahkan Dukungan untuk Suhaili

Mataram (Suara NTB) – Langkah H. M. Suhaili FT, SH, untuk mendapatkan dukungan dari partainya sendiri akhirnya menjadi kenyataan. DPP Partai Golkar resmi mengesahkan dukungan untuk Suhaili dalam rapat Panitia Pilkada DPP Partai Golkar yang digelar di Jakarta, Kamis, 16 Maret 2017.

Hal itu dikemukakan oleh Ketua Harian DPD Partai Golkar NTB, Ir. H. Misbach Mulyadi, yang dikonfirmasi Suara NTB, Jumat, 17 Maret 2017.

Iklan

Sebelumnya, Suhaili telah lebih dulu sukses menghimpun dukungan dari 10 DPD Partai Golkar kabupaten/kota di NTB. Dukungan ini kemudian berlanjut dengan terbitnya rekomendasi dukungan dari DPD Partai Golkar NTB yang dikirimkan ke DPP Partai Golkar.

Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto sebelumnya sempat menegaskan akan mempertimbangkan rekomendasi tersebut. Dan kini, proses itu akhirnya rampung dengan disahkannya dukungan DPP Partai Golkar untuk Suhaili dalam rapat panitia pilkada tersebut. Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua Tim Pemilukada Partai Golkar, Nurdin Halid dan Sekjen DPP Partai Golkar, Idrus Marham.

Misbach menambahkan, rapat itu tidak hanya menetapkan pengesahan dukungan untuk Suhaili. Ada tiga bakal calon gubernur lainnya di Indonesia yang dukungannya juga disahkan bersamaan dengan Suhaili. Mereka adalah Rita Widyasari sebagai Bakal Calon Gubernur Kalimantan Timur, Ketut Sudikerta sebagai Bakal Calon Gubernur Bali dan Nurdin Halid sebagai Bakal Calon Gubernur Sulawesi Selatan.

“Mengapa kita tetapkan lebih cepat, karena kita ingin lebih awal mensosialisasikan pasangan calon,” ujar Misbach.

Ia menambahkan, penentuan menyangkut siapa yang akan mendampingi Suhaili, nantinya akan dilakukan paling lambat bulan Mei 2017. Sementara, terkait dukungan bagi bakal calon kepala daerah di Kota Bima, Kabupaten Lombok Timur dan Lombok Barat, nantinya akan ditetapkan oleh DPD Partai Golkar NTB.

Untuk diketahui, meski menjadi parpol pemenang Pemilu 2014, Partai Golkar hanya meraih 11 kursi di DPRD NTB. Jumlah ini belum cukup untuk memenuhi ambang batas minimal dukungan bagi pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur di Pilkada 2018 yang jumlahnya 13 kursi. Dengan demikian, Partai Golkar nantinya akan memerlukan mitra koalisi untuk menggenapkan jumlah dukungan yang diperlukan.

Sejumlah nama saat ini tengah digodok untuk menjadi pendamping Suhaili. Beberapa nama sudah masuk dalam bursa dan saat ini tengah dipertimbangkan untuk dijadikan pasangan bagi Bupati Lombok Tengah itu. (aan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here