DPO Pemburu Rusa di Pulau Komodo Ditangkap

Pemburu hewan yang dilindungi jenis rusa di Pulau Komodo berinisial AH yang ditangkap aparat gabungan Polres Bima Kota dan Polsek Langgudu, Rabu,  16 Januari 2019.

Kota Bima (Suara NTB) – Aparat gabungan Polres Bima Kota dan Polsek Langgudu berhasil menangkap seorang lagi, inisial AH alias Hama (35 tahun) yang diduga pemburu satwa yang dilindungi jenis rusa di Pulau Komodo, NTT.

Warga Desa Sie Kecamatan Monta tersebut ditangkap oleh Petugas di tempat persembunyiannya selama ini, di Pegunungan Desa Karampi, Kecamatan Langgudu, Rabu,  16 Januari 2019.

Iklan

Kasat Reskrim Polres Bima Kota Iptu Akmal Novian Reza, S.IK mengatakan dengan ditangkapnya pelaku inisal AH tersebut. Hingga saat ini ada dua orang yang ditangkap terkait penangkapan satwa dilindungi di Pulau Komodo. “Sebelumnya kami menangkap oknum ND (64) warga Desa Mangge Kecamatan Lambu. Oknum RD adalah pemilik pick up untuk mengangkut sembilan ekor rusa hasil buruan,” katanya.

Dari hasil penangkapan ND dan dikembangkan lebihlanjut. Oknum AH disebut-disebut juga terlibat dalam kasus tersebut. Sehingga Mapolres setempat menetapkan AH sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). “Pelaku AH ini sempat lolos melarikan diri dari kejaran kami. Tapi berkat informasi dari masyarakat, Rabu kemarin kita berhasil menangkapnya,” katanya.

Akmal mengatakan, dari tangan AH, petugas gabungan berhasil menyita salahsatu barang bukti (BB) senjata api rakitan. Senpi tersebut diduga kuat untuk memburu rusa di Pulau Komodo. “Saat ini oknum AH dan BB sudah diamankan Mapolres untuk diproses hukum lebih lanjut,” katanya.

Kasat menambahkan, tersangka akan dikenakan pasal pasal 40 ayat 20 jo pasal 21 ayat 2 huruf b UU RI Nomor 05 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya serta pasal 1 ayat 1 UU Darurat Tahun 1991.

“Ada dua pasal yang kita kenakan terhadap tersangka ini. karena terlibat memperniagakan satwa yang dilindungi dan menguasai atau membawa senpi,” pungkasnya. (uki)