DPM Stikes Yarsi Sosialisasikan PHP2D, Musnahkan Gizi Buruk di Desa Menggala Lewat Terapi Madu Trigona

Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan Stikes Yarsi Mataram, Lalu Dedy Supriatna (kanan) bersama Sekretaris Desa Menggala, Harjono saat menyampaikan sambutan.(Suara NTB/ron)

Tanjung (Suara NTB) –  Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Yarsi Mataram terpilih menjalankan program pengabdian masyarakat yang dikemas dalam Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) tahun 2021 dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Langkah awal yang dilakukan dengan melakukan sosialisasi PHP2D di Desa Menggala, Kabupaten Lombok Utara, pada Kamis, 2 September 2021.

DPM Stikes Yarsi Mataram dalam PHP2D tahun 2021 mengusung tema Musnahkan Gizi Buruk di Desa Menggala, KLU, Provinsi NTB melalui Terapi Merdeka Madu Trigona. Program ini menyasar orang yang mengalami gizi buruk dengan terapi madu trigona. Juga pendampingan budi daya lebah trigona sebagai potensi di Desa Menggala, serta manfaatnya untuk menyelesaikan masalah gizi buruk. Program pengabdian masyarakat dalam bentuk pendampingan ini akan dilaksanakan selama lima bulan.

Iklan
Ketua Tim Program PHP2D, Niswatun Asnawati (kedua dari kiri) saat menandatangani MoU bersama Sekretaris Desa Menggala, Harjono (paling kiri), Ketua tim pengembangan budidaya lebah trigona, Sirno Aldrin (kedua dari kanan), dan Wakil Ketua Stikes Yarsi Mataram, Bidang Kemahasiswaan, Lalu Dedy Supriatna.(Suara NTB/ron)

Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan Stikes Yarsi Mataram, Lalu Dedy Supriatna, S.Kep.,M.Kes., dalam sambutannya mengatakan tim PHP2D dari DPM Stikes Yarsi Mataram akan menggali manfaat madu trigona untuk peningkatan gizi bagi balita, termasuk meningkatkan kesejahteraan di Desa Menggala. Terutama karena kekayaan sumber daya alami Desa Menggala terkait madu trigona.

Menurut Lalu Dedy, program ini disetujui oleh Kemendikbudristek, dan ini memang program pemerintah yang dipercayakan kepada tim DPM Stikes Yarsi Mataram. Nantinya hasilnya akan dipertanggunjawabkan ke negara.

“Insya Allah kegiatan ini juga mendapatkan dukungan dari Stikes Yarsi Mataram sebagai lembaga pendidikan khususnya kesehatan. PHP2D ini rencananya akan dilaksanakan selama lima bulan, dan fokus dari mahasiswa ini untuk mencari manfaat dari terapi madu trigona untuk peningkatan gizi,” ujarnya.

Pihaknya mendapatkan informasi ada kurang lebih tujuh orang yang akan diberikan perlakuan atau pemberdayaan untuk pemanfaatan madu trigona. Nantinya tim PHP2D juga akan dapat mengevaluasi manfaat madu trigona. Ia juga meminta para mahasiswa yang tergabung dalam tim PHP2D untuk terus melakukan evaluasi program ini setiap bulannya.

Foto bersama di akhir kegiatan sosialisasi Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) tahun 2021.(Suara NTB/ron)

“Mohon untuk melaporkan atau memberitahu apa yang sudah dilakukan kepada kepala desa atau pihak desa. Dengan begitu kerja sama akan terjalin, komunikasi lebih cair dan lancar. Kami ucapkan terima kasih kepada pihak desa atas kerja sama ini,” ujar Lalu Dedy.

Sekretaris Desa Menggala, Harjono, S.AP., yang mewakili Kepala Desa Menggala dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dengan pelaksanaan program PHP2D di Desa Menggala. Ia mengatakan, program mengatasi gizi buruk dan stunting sudah diupayakan pihaknya melalui dana desa. Program tersebut menjadi prioritas pihak desa, dan kasus sudah bisa ditekan dengan jumlah penderitanya yang relatif rendah.

Dengan adanya PHP2D di Desa Menggala dari tim Stikes Yarsi Mataram, pihaknya merasa sangat serasi dengan program dari desa. Terutama, ujar Harjono, pihaknya sangat mengharapknan pembinaan dan pendampingan selama lima bulan sesuai rencana dari tim PHP2D.

“Mudah-mudahan bapak, ibu, dan teman mahasiswa bisa beraktivitas dan menemani selama lima bulan, mudah-mudahan bisa secara maksimal menjalankan kegiatan ini sesuai harapan bersama. Para masyarakat juga diharapkan mengikuti sebaik mungkin dan mengambil pelajaran dari pembinaan ini,” ujarnya.

Seusai pembukaan kegiatan, dilakukan sosialisasi PHP2D oleh Ketua Tim Program PHP2D, Niswatun Asnawati dari DPM Stikes Yarsi Mataram. Ia menyebutkan tim PHP2D terdiri dari 10 orang, dan satu dosen pembimbing tim pengabdian, Lalu Unsunnidhal, M.Biotech.

Menurut Niswatun, latar belakang kegiatan ini yaitu Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kemendikbudristek memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk terjun membangun desa melalui program PHP2D. PHP2D adalah kegiatan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa melalui UKM atau lembaga eksekutif mahasiswa.

Program ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa peduli dan berkontribusi kepada masyarakat di desa agar terbangun desa binaan yang aktif, mandiri, berwirausaha, dan sejahtera. “Masyarakat juga mampu menemukan dan mengembangkan potensi desa,” kata Niswatun.

Niswatun menjelaskan, tujuan PHP2D di Desa Menggala ini antara lain untuk memberbaiki status gizi dari enam balita di Desa Menggala berstatus gizi kurang. Penduduk Desa Menggala nantinya memiliki keterampilan dalam budi daya lebah trigona. PHP2D juga memberikan informasi kepada Pemerintah Daerah KLU tentang potensi madu trigona dalam menyelesaikan masalah gizi.

“Juga untuk menumbuhkembangkan kesadaran masyarakat di Desa Menggala terhadap potensi madu trigona dan pengembangan budidayanya dalam menyelesaikan masalah gizi buruk,” jelas Niswatun.

Sosialisasi itu ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU yang dilakukan Ketua Tim Program PHP2D, Niswatun Asnawati; Sekretaris Desa Menggala, Harjono; Wakil Ketua Stikes Yarsi Mataram, Bidang Kemahasiswaan, Lalu Dedy Supriatna; dan Ketua Tim Pengembangan Budidaya Lebah Trigona, Sirno Aldrin.

Kegiatan sosialisasi itu juga dihadiri masyarakat yang menjadi sasaran PHP2D, Pihak Puskesmas, Kader Posyandu, pengurus Desa Menggala, dan tamu undangan lainnya. (ron)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional