DP2KBPMD Mutakhirkan DPS dan Adminduk Pemilih

Plt Kepala Dinas Dukcapil KLU Tresnahadi (tengah) menyerahkan dokumen adminduk perubahan kepada pemerintah desa baru. (Suara NTB/ari)

Tanjung (Suara NTB) – Tahapan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak memasuki pemutakhiran data pemilih. Untuk hal tersebut, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (DP2KBPMD) Kabupaten Lombok Utara (KLU), lantas berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) KLU.

Kepala Dinas P2KBPMD KLU, H. Kholidi Halil, MM., melalui Kepala Bidang PMD, Atmaja Gumbara, SP, Kamis, 22 Juli 2021 mengungkapkan, pada tahapan pemutakhiran data pemilih sementara (DPS) ini dilakukan oleh Panitia Pilkades. Panitia desa diminta bekerja cepat untuk menuntaskan DPS untuk selanjutnya diuji publik, kemudian ditetapkan sebagai DPT Pilkades.

Iklan

“DPT nanti menjadi rujukan untuk mencetak surat suara. Kebetulan pengadaan surat suara juga Panitia Desa, langsung dari bantuan keuangan untuk pilkades,” ucap Atmaja.

Pada proses pengadaan surat suara nantinya, jelas Atmaja, Panitia Desa harus mengikuti aturan yakni kualitas dan kuantitas kertas sesuai dengan standar. Pada proses pengadaannya, BPMD hanya akan membantu desain gambar calon, berdasarkan foto dan nama calon yang memenuhi syarat.

“Untuk jumlah surat suara setara jumlah pemilih ditambah 2,5 persen untuk mengantisipasi DPT tambahan di masing-masing desa,” imbuhnya.

Lebih lanjut, berkenaan dengan perubahan KTP/identitas penduduk di desa peserta pilkades, DP2KBPMD telah berkoordinasi dengan Dinas Dukcapil. Atmaja menyebut, alamat domisili lama yang belum berubah dari desa induk ke desa baru, sejatinya tidak mengubah ketentuan hak pilih. Sebab yang menjadi acuan hak pilih adalah Perda Pemilihan Kepala Desa. “Alamat KTP lama tidak menjadi penghambat. Intinya, pemilih adalah benar penduduk setempat dan terdaftar sebagai wajib pilih,” tandasnya.

Terpisah, Plt. Kepala Dinas Dukcapil KLU, Tresnahadi, S.Pt., mengakui proses perubahan adminduk (KTP/KK) penduduk di 10 desa baru peserta pilkades masih berproses. Hingga kemarin, pihaknya sudah merampungkan,sekaligus serahterima adminduk untuk warga 6 desa. Masing-masing, 3 desa di Bayan, 2 desa di Kayangan dan 1 desa (Selelos) di Kecamatan Gangga. “Tinggal 4 desa yang belum, yaitu Segara Katon, Rempek Darussalam, Samaguna dan Menggala. Ke empat desa ini masih kita proses,” ucapnya.

Berdasarkan proses pencetakan KTP/KK perubahan, sambung Tresnahadi, terdapat sisa blanko KTP-Elektronik sebanyak 6.000 lembar. Jumlah tersebut dipastikan lebih rendah dari jumlah penduduk di 4 desa baru yang akan dicetakkan. “Pasti kita minta lagi. Nanti kalau sisa 3 ribu lembar, kita ajukan tambahan. Yang jelas target kita, akhir Agustus perubahan adminduk 4 esa tuntas,” tandasnya. (ari)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional