Diundur, SKD CPNS di Dompu Berlangsung Sembilan Hari

Asraruddin (Suara NTB/ula)

Dompu (Suara NTB) – Pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) untuk perekrutan CPNS tahun 2019 – 2020 yang direncanakan pada 27 Januari ini diundur menjadi 30 Januari 2020. Pengunduran ini diputuskan setelah BKN regional Denpasar menggelar rapat bersama kepala BKD se wilayah Bali Nusra.

Kepala Bidang Pengembangan Pegawai BKDPSDM Kabupaten Dompu, Asraruddin, SH kepada Suara NTB, Kamis, 23 Januari 2020 mengatakan, jadwal pelaksanaan SKD penerimaan CPNS tahun 2020 ini diundur menjadi 30 Januari. Pengunduran ini serentak untuk wilayah NTB dan itu diputuskan dalam rapat koordinasi di BKN regional Denpasar.

Baca juga:  Lampaui Standar Nilai SKD, Pelamar CPNS Pemprov Belum Aman

“Kita baru saja pulang rapat dari BKN regional Denpasar yang memutuskan pelaksanaan SKD mundur menjadi 30 Januari,” katanya.

Tempat pelaksanaan tes masih menggunakan gedung SMKN 1 Dompu, tapi pada gedung baru di belakang yang lebih besar dan luas. Walaupun masih harus siapkan terop untuk ruang tunggu peserta. Karena menggunakan gedung baru di belakang, rencana menjadikan 4 kelas di SDN 2 Dompu sebagai tempat siswa SMKN 1 Dompu sekolah, juga ndak jadi.

Baca juga:  Satu Formasi CPNS di Mataram Tak Terisi

“Karena kita gunakan gedung baru SMKN 1 yang ada di belakang. Jadi, ndak jadi kita gunakan ruang kelas SDN 2 Dompu untuk sekolah anak – anak SMKN 1 Dompu. kita hanya pinjam terop BPBD untuk ruang tunggu peserta sebelum mengikuti tes,” ungkapnya.

Untuk jadwal peserta, Asraruddin mengaku, akan langsung mengumumkan di papan informasi dan laman website Pemda Dompu. Sehingga peserta bisa mengecek jadwal pelaksanaan SKD-nya.

“Sekarang (Kamis kemarin) kita umumkan jadwal pesertanya. Pelaksanaan SKD-nya sembilan hari,” katanya.

Baca juga:  Peraih Nilai SKD Tertinggi Bagi-bagi Kunci Sukses

Terhadap peserta tes CPNS di Kabupaten Dompu tahun 2020, dari 6.639 orang peserta ada 5 orang peserta tes CPNS tahun 2018 lalu yang memenuhi passing grade dan bisa tidak mengikuti SKD tahun 2020 ini. Tapi kelima peserta tersebut memilih untuk tetap ikut SKD. Peserta juga masih terdapat yang belum screning dan mengesahkan kartu ujian. “Masih ada beberapa peserta yang belum mengesahkan kartu ujian. Kita masih beri waktu sampai menjelang ujian untuk mengesahkan,” katanya. (ula)