139 Hektar Jagung Diserang Ulat

0
7
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu, Ilham saat melihat jagung yang sudah diberi insektisida, sehingga bebas dari serangan hama ulat.(Suara NTB/Dinas Pertanian)

Dompu (Suara NTB) – Sekitar 133 ha tanaman jagung di Kabupaten Dompu terkena serangan hama ulat grayak dan 6 ha hama keong emas. Mengantisipasi serangan meluas, petugas pengendali organisme pengganggu tumbuhan (POPT) hanya memberikan rekomendasi pada petani untuk penggunaan insektisida.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu, Armansyah, S.Pt kepada Suara NTB di kantornya, Senin, 20 Januari 2020 mengaku, serangan hama ulat grayak untuk tanaman jagung dan padi petani di Dompu mencapai 139 ha. Serangan terbesar pada tanaman jagung di kecamatan Manggelewa seluas 54 ha, diikuti wilayah Kecamatan Pekat seluas 19 ha, kecamatan Huu seluas 18 ha, dan Kilo seluas 14 ha. Untuk kecamatan lain masing – masing Woja (8 ha), Kempo (8 ha), Dompu (6 ha), dan Pajo (6 ha). “Semua masih dalam kategori ringan,” katanya.

Cuaca yang tidak menentu membuat hama ulat grayak cepat berkembang dan melakukan serangan pada tanaman jagung. Apalagi bila hujan gerimis turun di malam hari. Karena ketersediaan insektisida di kantor tidak tersedia, saat ini petugas POPT intens melakukan sosialisasi kepada petani untuk penggunaan insektisida tertentu. “Sekarang petugas POPT terus menyosialisasikan penggunaan insektisida pada petani jagung,” jelasnya.

Selain menyosialisasi penggunaan insektisida untuk mengatasi serangan hama ulat grayak, pihaknya juga terus mengupayakan bantuan dari pihak ketiga maupun pemerintahan atasan untuk penanganan serangan hama.

Terkait luas tanam jagung petani di Dompu saat ini baru 12.711 ha dari target 85.753 ha untuk 3 kali musim tanam tahun 2019 – 2020. Sementara untuk tanaman padi ditargetkan seluas 60.045 ha, baru terealisasi seluas 10.831 ha, dan kedelai ditargetkan seluas 6.806 ha baru terealisasi 746 ha.

  Ekspor Jagung Harus Gunakan Nama NTB

Adapun sebaran realisasi tanaman jagung di musim hujan ini, wilayah Kecamatan Dompu seluas 3.071 ha, Woja seluas 849 ha, Pajo seluas 846 ha, Huu seluas 1.039 ha, Manggelewa seluas 2.664 ha, Kempo seluas 969 ha, Kilo seluas 1.048 ha, dan Pekat seluas 2.225 ha. (ula)

FacebookTwitterWhatsAppGmailShare

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here