2020, Dompu Prioritaskan Penanganan Stunting

Bambang M. Yasin (Suara NTB/jun)

Advertisement

Dompu (Suara NTB) – Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin memastikan, persoalan stunting di wilayah ini akan jadi prioritas penanganannya di 2020 mendatang. Untuk itu, semua elemen diharap bisa terlibat aktif dalam mengentaskan masalah krusial tersebut. Minimal dengan capaian penurunan 1 persen per tahunnya.

“Jadi urusan stunting bukan cuma urusan Dinas Kesehatan. Urusan stunting ini adalah urusan kita semua,” tegasnya saat menghadiri acara penyerahan DIPA tahun 2020 untuk instansi vertikal di Aula Pendopo Bupati, Senin, 9 Desember 2019.

Dikatakan, Dompu termasuk daerah yang jauh lebih maju secara penanganan karena telah menerbitkan Peraturan Bupati (Perbub) tentang percepatan penanganan stunting. Di 2019 ini saja, sudah pada posisi 27 persen dari kondisi dua tahun sebelumnya 38 persen.

Disamping intervensi dengan pemenuhan gizi anak, upaya lain yang mesti dilakukan yakni menekan angka pernikahan dini. Karena ternyata 40 persen penyumbang stunting datang dari keluarga miskin yang melakukan hubungan seksual lebih awal dari usia nikah yang diatur undang-undang. Sementara 60 persen sisanya dipicu banyak hal, antara lain faktor genetik, sanitasi lingkungan yang buruk, tidak terpenuhi asupan gizi keluarga dan lain sebagainya.

“Sanitasi lingkungan tempat di mana seorang ibu hamil tinggal juga dapat memberi pengaruh terhadap kondisi bayi yang akan dilahirkan. Alhamdulillah, kita di Dompu masalah sanitasi ini kita sudah di 87 persen,” jelasnya.

Masalah stunting masuk skala prioritas untuk ditangani 2020 mendatang, menurutnya, tidak lain karena mereka yang tumbuh dan berkembang dengan kondisi tersebut akan kehilangan potensi maksimalnya 74 persen. Sehingga berpeluang menimbulkan kerugian dari potensi pendapatan yang ada.

Untuk itu, lanjut Bupati, dengan berbagai program yang sudah digalakkan instansi terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan beberapa tahun terakhir, diharapkan para pihak untuk turut serta membantu intervensinya di lapangan. Supaya target penurunan minimal 1 per tahun dapat tercapai.

“Masalah-masalah yang lain akan kita pacu juga. Target kita untuk stunting ini minimal penurunannya 1 persen pertahun,” pungkasnya. (jun)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.