Safari Ramadhan di Dompu, Gubernur Apresiasi Sikap Warga di Pemilu 2019

Suasana Safari Ramadhan Gubernur NTB bersama Danrem 162/WB dan Pemda Dompu yang dihadiri oleh Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin dan Wakil Bupati Dompu, Arifuddin, SH di masjid Raudlatul Desa Ranggo Kecamatan Pajo, Sabtu, 25 Mei 2019 malam. dan Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah menyerahkan secara simbolis bantuan kepada Bupati Dompu. (Suara NTB /ula) 

Dompu (Suara NTB) – Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah dan Danrem 162/WB, Kolonel CZI Ahmad Rizal Ramdani, S.Sos, SH menggelar safari ramadhan di Masjid Raudatul Desa Ranggo Kecamatan Pajo bersama pemerintah Kabupaten Dompu. Di hadapan warga, Gubernur menyampaikan apresiasinya atas suasana aman dan kondusif selama kontestasi pemilihan legislatif dan presiden.

“Betul apa yang disampaikan Danrem tadi. Pemerintah pusat takut sekali, NTB ini tidak aman terutama Bima dan Dompu. Tapi kita buktikan, Bima dan Dompu ternyata aman. Justru Jakartalah yang tidak aman. Boleh rabies datang ke tempat kita, tapi kita sanggup tunjukan ke dunia internasional, walaupun beda presiden, beda calon presiden, beda partai politik kita, beda calon DPD, beda calon DPR, tetapi kehangatan persaudaraan tetap kita junjung tinggi di bumi Ngahi Rawi Pahu,” kata Dr Zulkieflimansyah dalam sambutannya di masjid Raudatul Desa Ranggo Kecamatan Pajo, Sabtu (25/5) malam.

Ia pun mengingatkan, tahun 2020 mendatang di Kabupaten Dompu akan ada kontestasi demokrasi untuk memilih Bupati dan wakil Bupati. Apapun partainya dan siapapun calonnya, tidak boleh mencederai perasaan sesama. “Jangan sampai karena beda calon Bupati, tidak boleh ada dendam politik. Yang tidak mendukung dicopot jabatannya. ASN harus profesional, itu harus jadi pelajaran untuk tetap netral, sehingga kontestasi demokrasi tetap aman, jujur, adil,” harapnya.
Yang akan menjadi Bupati dan Walikota adalah mereka yang benar – benar ingin memberi pelayanan pada masyarakat. Pemimpin yang adil menjadi dambaan semua pihak, yaitu pemimpin yang ikhlas. “Pemimpin yang mampu memberikan rasa dan makna kepada pendukung bahkan yang menghinanya sama,” katanya.

Baca juga:  Delapan Pemda Diminta Percepat Usulan Pengangkatan Dewan Terpilih

Sebelumnya, Danrem 162/WB, Kolonel CZI Ahmad Rizal Ramdani, S.Sos, SH menyampaikan, sebelum pilpres pihaknya tetap mengadakan video konfrens dengan Panglima TNI, Kapolri, dan Menkopolhukam. Para pemimpin nasional ini mengingatkan khusus untuk NTB. “Pesannya cuman satu, tolong diwaspadai Bima dan Dompu,” ungkapnya.

Kenyataannya, dalam pelaksanaan Pilleg dan Pilpres, wilayah Dompu dan Bima menjadi contoh bagi Kabupaten lain, karena terlaksana dengan aman dan terkendali. Tidak ada jatuh korban, bahkan di luar dugaan justru yang menjadi masalah di Kabupaten Lombok Tengah. “Ini menandakan bahwa masyarakat Dompu sudah melek demokrasi, sudah melek dengan peraturan pemerintah. Ini saya minta sekali lagi. Dengan meningkatnya taraf ekonomi, meningkatkan pola pikir dan pola tindak masyarakat Dompu, sehingga kedepan Dompu akan menjadi Kabupaten yang akan menjadi teladan dan bahkan menjadi contoh bagi kabupaten – kabupaten lain di NTB,” harapnya.

Selain itu, Ahmad Rizal Ramdani juga menyampaikan apresiasinya kepada Kabupaten Dompu yang berhasil menekan angka kriminalitas selama 2018. Datanya, ada penurunan hingga 39 persen dibandingkan tahun 2017. “Sekarang Dompu lebih aman, lebih kondusif. Ini semua berkat kerjasama bapak – bapak sekalian. Harapan kami, prestasi ini tolong dipertahankan dan bahkan ditingkatkan untuk kemaslahatan kabupaten Dompu dan menjadi daerah baldatun toyibatun warabbun ghafur,” pesannya.

Baca juga:  Dugaan Pemalsuan Ijazah Tak Halangi KPU Tetapkan Jalaludin sebagai Caleg Terplih

Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin pada kesempatan yang sama menyampaikan, situasi dan keamanan di Dompu bisa terjaga. Saat ini masyarakat tengah melakukan panen jagung dan padi dengan harga yang relatif stabil. Kondisi ini membuat masyarakat lebih bergembira dalam menghadapi lebaran idhul Fitri. “Ini terlihat wajah – wajah (masyarakat Dompu) penuh keceriaan, wajah – wajah yang memandang masa depan dengan penuh optimisme,” ungkapnya.

Urusan politik legisltif dan pilpres sudah selesai. Ketika ada gonjang ganjing urusan politik, ia berharap didoakan agar semua akan selesai. “Siapapun yang akan diputuskan oleh MK, yang akan menjadi Presiden kita, insyaallah itu pilihan Allah. Itu adalah pilihan terbaik untuk kita warga masyarakat Indonesia,” katanya.
H. Bambang juga menyampaikan perkembangan kasus rabies di Dompu. Sejak ditetapkan KLB, ada 1.741 orang yang menjadi korban gigitan anjing. Anjing yang dieliminasi dan kirim sampelnya, sebanyak 147 ekor dinyatakan positif rabies. Sementara warga meninggal ada 7 orang. Upaya pemerintah sejauh ini, sudah 11 ribu ekor yang divaksin dan 10 ribu lebih dieliminasi.
“Saya sudah minta kepala Desa menjadi Ketua tim penembak jitu. Saya kasih waktu 60 hari dari kemarin, urusan anjing gila ini harus selesai. Karena pilihannya, kita yang digigit atau kita eliminasi anjingnya,” kata H. Bambang. (ula/*)