Jelang Pencoblosan, Logistik Pemilu Sebagian Belum Didistribusikan

Logistik pemilu untuk wilayah kecamatan Dompu masih dilakukan pengisian di kotak suara hingga Selasa, 16 April 2019 siang. (Suara NTB/ula)

Dompu (Suara NTB) – Logistik pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg) tahun 2019 di Kabupaten Dompu untuk kecamatan Dompu belum juga didistribusi ke PPS. Bahkan logistik tersebut masih diisi di kotak suara sebagai dampak dari keterlambatan pengiriman tambahan surat suara yang kurang.

Ketua KPU Dompu, Drs Arifuddin kepada Suara NTB, Selasa, 16 April 2019 mengakui keterlambatan pendistribusian logistik di sebagian wilayah disebabkan beberapa kendala. Diantaranya karena kekurangan surat suara DPR RI, DPD RI,  dan DPRD Provinsi yang baru sampai, Senin, 15 April 2019 dari perusahaan percetakan surat suara di Surabaya. Kotak suara yang terbuat dari kardus juga menjadi kendala, karena pihaknya hari kerja ekstra hati – hati.

“Ketika cuaca mendung, kami harus jaga agar jangan sampai terkena air hujan. Itu juga yang membuat terlambat,” katanya.

Arifuddin memastikan, semua logistik akam didistribusikan Selasa ini untuk wilayah kecamatan Woja dan Dompu, setelah 6 dari 8 Kecamatan di Dompu pada Minggu, 14 April 2019 dan Senin, 15 April 2019 kemarin didistribusikan.

Baca juga:  Delapan Pemda Diminta Percepat Usulan Pengangkatan Dewan Terpilih

“Truk yang sudah siap (diisi logistik), Kita langsung berangkatkan ke PPS, biar cepat (untuk kecamatan Dompu),” ungkapnya.

Namun pantauan Suara NTB di kantor KPU Dompu, Selasa siang sekitar pukul 13.00 wita, logistik untuk kecamatan Woja dalam proses pendistribusian ke PPS masing – masing. Sementara untuk logistik di kecamatan Dompu masih dalam proses pengisian ke kotak suara.

Untuk kotak suara yang basah di Kempo, Arifuddin mengaku, semuanya sudah baik dan terpenuhi sesuai kebutuhan. Karena kotak suara yang rusak di TPS 4 Desa Taa sudah dilakukan penarikan dan dilakukan penggantian.

“Alhamdulillah sejauh ini logistik Pemilu aman. Semoga tidak ada hambatan hingga semua tahapan pemilu selesai,” katanya.

Sementara Ketua Bawaslu Kabupaten Dompu, Drs. Irwan yang dikonfirmasi terpisah mengakui keterlambatan pendistribusian logistik untuk wilayah Kota masih dalam kewajaran dan dipastikan rampung Selasa ini. Keterlambatan ini disebabkan kekurangan surat suara yang baru nyampe Senin dan langsung disortir serta dilakukan pelipatan.

Baca juga:  Gugatan Foto Cantik Calon Anggota DPD Ditolak MK

“Surat suara ini akan diarahkan ke PPS terdekat. Janji teman – teman KPU akan dirampungkan pendistribusian logistik sampai malam kalau belum selesai,” kata Irwan.

Untuk temuan politik uang, dikatakan Irwan sejauh ini belum ditemukan maupun laporan yang masuk. Namun pihaknya menemukan penggunaan C6 untuk pemungutan suara ulang yang dibagikan ke pemilih. Atas rekomendasi Bawaslu, C6 ini sudah ditarik dari calon pemilih di Kilo, Pekat, dan Kempo.

“Jumlahnya ndak banyak. Sekitar 24 lembar di Kilo, 20an lembar di Pekat, dan di Kempo. Tapi bila masih ditemukan saat pencoblosan besok, sesuai surat KPU Dompu, kata ulangnya akan dicoret,” jelas Irwan. (ula)