Harga Bahan Pokok di Dompu Merangkak Naik

Rukmini, salah seorang penjual bumbu dapur di Pasar Induk saat mengupas bawang merah. Itu dilakukan untuk bisa mengambil keuntungan lebih karena harganya berbeda dari bawang merah biasa, Minggu,  14 April 2019. (Suara NTB/jun)

Dompu (Suara NTB) – Harga kebutuhan Bahan Pokok (Bapok) di Dompu mulai merangkak naik. Bahkan terbilang signifikan jika dibanding bulan lalu. Kendati demikian, kondisi tersebut tak menurunkan tingkat permintaan masyarakat.

Salah seorang pedagang di Pasar Induk setempat, Syafrudin kepada Suara NTB, Minggu,  14 April 2019 mengatakan, kenaikan ini sudah menjadi hal biasa menjelang masuknya bulan puasa.  “Ini baru dua hari naiknya bukan karena tidak ada hasil panen, tapi sudah biasa kalau mau bulan puasa harga bahan pokok pasti naik,” kata dia.

Beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan diantaranya, cabai rawit dari Rp25 ribu/Kg kini Rp50 ribu/Kg, cabai keriting dari Rp25 ribu/Kg menjadi Rp45 ribu/Kg. Sedangkan bawang putih yang biasanya seharga Rp25 ribu/Kg sudah tembus Rp40 ribu/Kg. Pun demikian dengan tomat, bawang merah dan bumbu dapur lainnya. Rata-rata mengalami kenaikan yang signifikan.

Kendati mengalami kenaikan, lanjut Syafrudin, hal tersebut tidak mempengaruhi tingkat pembelian masyarakat. Bahkan tergolong lebih meningkat dari bulan sebelumnya. “Pas turun harganya pasti sepi pembeli, sekarang sudah jarang yang cuek atau jual mahal. Jadi lumayan meningkat pembelinya saat ini,” ujarnya.

Hal senada juga diakui salah seorang pedagang lain, Rukmini. Ia mengaku lebih senang melihat harga bahan pokok ini naik meski mendapat keuntungan sedikit ketimbang murah. Karena jika demikian akan banyak pedagang yang rugi lantaran barang dagangannya busuk akibat tidak laku terjual. (jun)