FPT Jadi Magnet Wisatawan

Khairul Insyan (Suara NTB/dok)

Dompu (Suara NTB) – Festival Pesona Tambora (FPT) yang sudah menjadi agenda pariwisata nasional tahunan kembali digelar di lereng selatan Gunung Tambora tahun 2019 ini. Berbagai atraksi budaya akan kembali ditampilkan dan dipastikan berbeda dari pelaksanaan festival – festival tahun sebelumnya. Persiapan menjelang puncak acara 11 April 2019 di arena utama sudah mencapai 80 persen.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Dompu, H. Khairul Insyan, SE, MM kepada Suara NTB, Senin, 8 April 2019 kemarin mengungkapkan, berbagai persiapan menjelang puncak acara di padang Savana Doro Ncanga, Dompu sudah mencapai 80 persen. Diantara persiapannya berupa kesiapan air bersih, toilet umum, penyiapan stand dan tempat perkemahan umum, serta persiapan arena utama. Persiapan ini dipastikan rampung sehari sebelum 11 April, karena warga dan tamu dari luar diperkirakan akan mulai memadati lokasi acara pada 9 – 10 April ini. “Kita akan siapkan hiburan rakyat dan ngopi bareng di sekitar arena puncak acara,” kata H. Khairul Insyan.

Baca juga:  NTB Tuan Rumah Pertemuan Internasional Jaringan Cagar Biosfer Dunia

Kepastian kehadiran tamu undangan dari luar daerah juga sudah mulai memberikan konfirmasi. Beberapa pejabat dari Kementrian Pariwisata RI dan pejabat pusat lainnya dipastikan hadir. Begitu juga dengan Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah, Kapolda NTB, Danrem 162/WB dan sejumlah Pimpinan OPD NTB lainnya.

Ia pun memastikan pelaksanaan FPT tahun 2019 tidak akan kalah dari pelaksanaan FPT tahun – tahun sebelumnya. Berbagai atraksi budaya akan ditampilkan dengan kearifan lokal serta pameran ekonomi kreatif juga disajikan. Sehingga FPT tetap menjadi event yang menarik untuk dikunjungi. “Atraksi tarian massal-nya langsung mendapat sentuhan dari Denny Malik (kurator yang menjadi koreografer tarian massal pembukaan ASEAN Games di Jakarta lalu) utusan dari Kementerian Pariwisata,’’ ungkapnya.

FPT yang selalu menampilkan kejutan bagi pengunjung ini selalu menjadi magnet wisatawan dan sering kali menjadi ajang menikmati alam di lereng Gunung Tambora bagi pecinta alam terbuka. Sehingga tidak sedikit warga dan tamu undangan membuat perkemahan, sehingga tetap disiapkan arena khusus yang tetap memperlihatkan laut Teluk Saleh dan puncak Gunung Tambora. “Sebelum puncak acara, kita siapkan hiburan rakyat di sekitar arena dan lands coffe,” jelasnya.

Baca juga:  NTB Tuan Rumah Pertemuan Internasional Jaringan Cagar Biosfer Dunia

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Dompu, Ir H Fakhruddin A Wahab, M.Si di ruang kerjanya mengungkapkan kesiapan jaringan telekomunikasi di lokasi acara. Kendati masih dalam bentuk pemancar sementara, ini akan mengatasi masalah jaringan telekomunikasi di acara puncak FPT.

‘’Masalah jaringan telekomunikasi di lokasi puncak acara, disiapkan Telkomsel untuk pemancar pembantu,’’ katanya.

Tapi tahun 2020 mendatang, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI melalui program BAKTI (Badan Aksebilitas Telekomunikasi dan Informasi) akan menyiapkan pemancar khusus atau penguatan jaringan pada sembilan wilayah yang masih kurang jaringan telekomunikasi di Dompu.

Wilayah itu,  Tolokalo, Tompo, Doro Ncanga, Sori Tatanga, Pali Karawe, Rasta Lo Kilo, Dusun Pancasila Tambora, Nangadoro dan Woko. ‘’Kita ajukan tahun 2018 lalu, sudah masuk untuk program 2020,’’ jelasnya. (ula)