Pelaku Pembalakan Liar Ditangkap di Dompu

Tim Opgab saat menyita kayu hasil pembalakan liar di kawasan hutan lindung So Piri Desa Pajo Kecamatan Ranggo,  Dompu. (Suara NTB/ist_pamhut)

Mataram (Suara NTB) – Tim Operasi Gabungan (Opgab)  terjun dan berhasil menangkap empat pelaku pembalakan liar di Dompu, Kamis sore, 15 November 2018. Meski mendapat perlawanan warga dengan menghadang jalan, Tim Opgab melanjutkan operasinya selama tiga hari.

‘’Sampai hari ini tim masih melanjutkan operasi.  Sementara ada empat orang diamankan,’’ kata Kabid Perlindungan Hutan, Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (PHKSDAE) Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi NTB, Mursal kepada Suara NTB, Jumat, 16 November 2018.

Empat pelaku adalah AW, Jam, FF dan Ram. Semua pelaku warga Desa Ranggo, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu. Penangkapan dilakukan di kawasan hutan lindung So Piri Desa Pajo Kecamatan Ranggo,  Dompu, berikut barang bukti satu unit chainsaw dan parang.   Operasi melibatkan lima personel TNI dari Kodim 1614/Dompu, tiga personel dari Polres Dompu  dan gabungan KPH Topo Pajo dan KPH Ranggo 23 orang.

Baca juga:  Kabupaten/kota Jangan Lepas Tangan Soal Pembalakan Liar

Ditambahkan Koordinator Satgas PPNS Dinas LHK Provinsi NTB,  Astan Wirya, SH., MH,  lokasi penangkapan di kawasan hutan

lindung yang menjadi wilayah Kelompok Hutan Pajo RTK 42. Kawasan yang selama ini dijarah dengan pembalakan liar oleh warga untuk perluasan kawasan perladangan.

Menurut Astan, rencana Opgab selama tiga hari.  ‘’Operasi masih akan berlanjut di kawasan Hutan Topo Pajo dan diperluas ke kawasan Topo Rompu,’’ ujarnya.

Akibat penahanan empat pelaku pembalakan liar di wilayah Kawasan Hutan Lindung Hutan So Jati Desa Ranggo Kecamatan Pajo itu, berbuntut pemblokiran jalan oleh Warga Desa Ranggo di Jalan Lintas Dompu – Lakey, tepatnya di Dusun Ladore, Kamis malam sekitar pukul 20.20 Wita. Warga menumpuk batu,  kayu dan membakar ban bekas menutup akses jalan.  Mereka menuntut agar pelaku yang telah ditangkap segera dibebaskan.

Baca juga:  Kabupaten/kota Jangan Lepas Tangan Soal Pembalakan Liar

Meski mendapat perlawanan,  Mursal menegaskan Satgas tetap melanjutkan operasi memberantas pembalakan liar. Tingkat keparahan kerusakan hutan di kawasan itu,  umumnya di Kabupaten Dompu menurutnya sudah kronis. Dampaknya bencana banjir seperti terjadi sebelumnya di Kecamatan Kempo dan diperkirakan akan terus meluas.  Sehingga pihaknya merasa perlu mengambil langkah represif seperti penindakan. (ars)