Gelar Sosialisasi IVA, PKK Dorong Upaya Antisipasi Kanker Leher Rahim

Dompu (Suara NTB) – Tim penggerak PKK Kabupaten Dompu menggelar sosialisasi Inspeksi Visual dengan asam Asetat (IVA) sebagai cara sederhana untuk mendeteksi kanker leher rahim (serviks) sedini mungkin bagi perempuan.

Kanker serviks menjadi penyebab banyak kematian dan sosialisasi yang melibatkan TP PKK hingga tingkat Desa/Kelurahan ini dapat menekan kasus kematian dan kesakitan.

Wakil Ketua IV TP PKK Kabupaten Dompu, Hj Iris Juwita K, SKM, MMKes kepada Suara NTB usai kegiatan sosialisasi di gedung PKK, Selasa, 25 April 2017, mengungkapkan, kanker serviks menjadi salah satu penyebab banyak kematian di Indonesia akibat penyakit.

Baca juga:  Ketua TP PKK NTB dan Lobar Dorong Perbanyak Posyandu Keluarga

Ketika seseorang terjangkit kanker ini, sebagian besar berujung pada kematian. Namun penyakit ini dapat dicegah dan diobati. Sehingga sangat bergantung dari kondisi penderita.

IVA merupakan cara sederhana untuk mendeteksi kanker serviks (leher rahim) sedini mungkin dan mengurangi morbiditas atau mortalitas dari penyakit dengan pengobatan dini terhadap kasus – kasus yang ditemukan dan mengetahui kelainan yang terjadi pada leher rahim. Peserta diharapkan dapat memahami kanker leher rahim dan mau memeriksaan dirinya, sehingga bisa diantisipasi bila ditemukan adanya gejala.

Baca juga:  Ketua TP PKK NTB dan Lobar Dorong Perbanyak Posyandu Keluarga

“Pemeriksaan IVA ini dapat dilakukan di bidan yang terlatih dan dokter,” jelasnya.

Hj. Iris Juwita ini juga mengungkapkan gejala kanker leher rahim diantaranya tidak sakit pada gejala awal. Tapi pada tahap lanjut mengalami keputihan yang berbau, pendarahan dari liang senggama, pendarahan setelah senggama, nyeri panggul, dan pendarahan pasca menopause. Kanker serviks ini terjadi bisa disebabkan oleh hubungan seksual pada usia muda, berganti – ganti pasangan seksual, kurang menjaga kebersihan daerah kelamin, sering menderita infeksi daerah kelaimin, anak lebih dari tiga, kebiasaan merokok dan infeksi virus herpes dan human papilloma virus tipe tertentu.

Baca juga:  Ketua TP PKK NTB dan Lobar Dorong Perbanyak Posyandu Keluarga

Sosialisasi ini sebagai bagian dari kegiatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK tingkat Kabupaten Dompu. TP PKK ini memiliki jaringan hingga level dasawisma dan ini bisa diberdayakan untuk mendorong pemeriksaan IVA kedepan.

Dr Sanoko, SOG sebagai salah satu pemateri mengharapkan, ibu – ibu usia produktif untuk bisa melakukan pemeriksaan IVA. Sehingga kanker yang mematikan ini dapat dicegah. “Kita berharap 70 sampai 80 persen bisa melakukan pemeriksaan IVA,” terangnya. (ula/*)