MTQ ke 27 Dinilai Paling Meriah, Kecamatan Dompu Peroleh Dana Pembinaan Senilai 1 Hektar Tebu

Dompu (Suara NTB) – Pelaksanaan Mushabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 27 tingkat Kabupaten Dompu tahun 2017 yang dilaksanakan di Desa Calabai Kecamatan Pekat resmi ditutup Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin. Kecamatan Dompu berhasil meraih juara umum dengan 68 mendali emas dan Fikratullah peserta Tilawah remaja putra dari Kecamatan Woja sebagai juara umum perorangan dengan total nilai 289.

Janji Bupati akan memberi hadiah pembinaan bagi wilayah yang meraih juara umum berupa senilai 1 ha lahan tebu juga langsung direalisasikan. Uang senilai Rp 25 juta langsung diserahkan oleh Bupati kepada Camat Dompu, Drs. Nazaruddin di atas panggung utama usai pembagian hadiah kepada peserta peraih juara, Jumat, 8 September 2017 malam.

Uang ini akan menjadi uang pembinaan bagi qari’ dan qari’ah di Kecamatan Dompu. Selain uang tunai, juara umum wilayah juga mendapat piala bergilir dari panitia pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Dompu tahun 2017.

“Janji saya yang juara umum wilayah senilai 1 ha tebu jatuh ke Kecamatan Dompu. Malam ini akan terima tunai,” kata H. Bambang M. Yasin dalam sambutannya.

Juara umum perorangan yang diraih oleh Fikratullah, peserta Tilawah remaja putra dari Kecamatan Woja sebagai juara umum perorangan dengan total nilai 289 juga mendapat hadiah utama berupa sepeda motor. Hadiah sepeda motor senilai Rp 13,7 juta ini juga langsung diserahkan kuncinya oleh Bupati. Sementara untuk hadiah juara 1 di setiap mata lomba tidak sama dan dilihat dari tingkat kesulitan. Untuk juara 1 golongan hafalan masing – masing Rp 6,5 juta dan terendah Rp 5 juta untuk juara 1 setiap mata lomba.

Sehingga tidak heran, Bupati menyebutkan pelaksanaan MTQ ke 27 ini sebagai MTQ yang teramai karena selalu dikunjungi warga masyarakat sekitar dan terheboh hadiahnya dengan total hadian Rp 762,7 juta. “Selama saya menjadi Bupati 7 tahun ini, MTQ tingkat Kabupaten yang paling heboh, paling meriah tahun ini di Kecamatan Pekat. Hadiahnya juga sangat heboh,” ungkapnya.

Ia pun

berharap kepada peserta yang belum beruntung mendapat hadiah untuk tidak berkecil hati, tapi terus berusaha dan belajar dalam meningkatkan ketrampilan dan kemampuan terkait Al Quran. Bagi yang telah meraih juara juga tidak cepat puas hati, tapi teruslah belajar dan melatih diri sehingga bisa mengharumkan nama Dompu di MTQ tingkat Provinsi maupun bisa mewakili NTB di tingkat Nasional.

“Teruslah belajar, teruslah berlatih. Sehingga pada MTQ berikutnya, anda yang akan menjadi juara. Semoga Kabupaten Dompu akan menjadi juara pada MTQ (Tk Provinsi) akan datang,” harapnya.

H. Bambang juga menyampaikan apresiasinya kepada Camat dan Muspika Pekat bersama masyarakatnya yang ikut mensukseskan pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten di Kecamatan Pekat. Karenanya, yang baik pada pelaksanaan MTQ ini dapat dikembangkan pada pelaksanaan MTQ berikutnya.

Ketua LPTQ Kabupaten Dompu, H Agus Bukhari, SH, MSI dalam laporannya, menyampaikan pelaksanaan MTQ ke 27 ini diikuti oleh 400 orang peserta dengan 26 mata lomba dan yang mendapat juara sebanyak 161 orang. Pada setiap mata lomba diambil 4 pesar dan yang menjadi juara 1 akan mengikuti TC selama 3 hari untuk persiapan mewakili Kabupaten Dompu pada pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi di Kabupaten Bima, 26 September mendatang.

“Khusus tilawah akan diikuti oleh juara 1 – 2 dan akan mengikuti MTQ tingkat Privinsi di Kabupaten Bima 26 September akan datang,” katanya.

Ia pun berharap, pelaksanaan MTQ ini dalam mewujudkan visi Kabupaten Dompu bisa menjadikan masyarakat yang qurani dalam sikap dan kehidupan sehari – hari. karena tantangan kedepan akan sangat kompleks. Ketika pondasi generasi bangsa bisa dibangun pondasi yang baik, maka bisa melanjutkan generasi yang baik. “Kalau pondasi dengan generasi al quran, insyaallah dalam semangat dan kehidupan sehariannya akan tetap dilandasi nilai – nilai Alquran,” harapnya.

Sebelum penutupan MTQ Jumat, 8 September 2017 malam, kafilah dari semua Kecamatan juga melaksanakan kunjungan ke pabrik gula PT Sukses Mantap Sejahtera (SMS) dan kebun tebunya. Kunjungan ini sesuai janji Bupati saat pembukaan untuk mengenalkan para kafilah bahwa di Dompu sudah berdiri dan beroperasi pabrik gula. Investasi ini juga diharapkan bisa dijaga dan didukung bersama untuk kemajuan Dompu. (ula/*)