Dua Langsung Bebas, 193 Napi Lapas Dompu Dapat Remisi

Dompu (Suara NTB) – Sebanyak 193 orang Narapidana Lapas Kelas II B Dompu mendapat remisi Hari Ulang Tahun Ke 72 Republik Indonesia 2017 ini. Dari 221 orang yang diusulkan hanya mereka yang berhak mendapat remisi umum tersebut, itu berdasarkan Surat Keputusan Kemenkumham RI Nomor W21.276-PK.01.01.01 tahun 2017. Namun 2 orang Napi langsung bebas setelah mendapatkan remisi kemerdekaan.

Kalapas Tri Wahyudi, Bc. IP,SH., mengatakan remisi tersebut merupakan bentuk penghargaan negara terhadap narapidana, dan menjadi hak mereka yang dianggap berprestasi selama menjalani masa hukuman.

“Remisi ini suatu anugerah karena mereka berkelakuan baik, ini penghargaan dari negara dengan harapan dia dapat lebih baik lagi, dapat menjadi warga masyarakat yang berguna dari yang sebelumnya,” ungkapnya kepada wartawan usai upacara peringatan hari ulang Tahun ke 72 Republik Indonesia di lapangan umum Keluarhan Karijawa, Kamis, 17 Agustus 2017.

Secara umum, napi yang mendapat remisi tersebut didominasi narapidana yang tersangkut kasus penyalahgunaan narkoba. Rata-rata dari mereka masa hukumannya di bawah 4 tahun penjara.

Sementara, untuk napi yang melebihi masa kurungan 4 atau 5 tahun ke atas tak diberikan pihaknya karena terbentur PP 99 Tahun 2012 Tentang Hak Warga Binaan. “Narkoba yang ndak masuk PP 99 dapat, yang dibawah 4 tahun (masa kurungan, red) kan dapat dia,” jelasnya.

Dirincinya, mereka yang mendapat remisi tersebut yakni laki-laki 187 orang dan perempuan 6 orang. Sedang untuk besaran remisinya yaitu 2 orang mendapat remisi 6 bulan, 8 orang dapat remisi 5 bulan, 26 orang mendapat remisi 4 bulan, 51 orang mendapat remisi 3 bulan, 49 orang mendapat resmisi 2 bulan, dan 55 orang selama 1 bulan.

“Dua orang lainnya selama satu bulan tapi langsung bebas karena masa hukumannya langsung berakhir,” ujarnya.

Disinggung soal Napi tindak pidana korupsi yang mendapat remisi, Tri Wahyudi mengungkapkan pihaknya belum pernah memberikan remisi bagi napi tindak pidana korupsi ataupun teroris, karena ini menyangkut PP 99 Tahun 2012 itu.

Terhadap 193 orang yang mendapat remisi ia berharap bisa meningkatkan prestasinya ketika kembali menjadi warga binaan. Jika langsung bebas, diminta untuk tidak mengulangi kejahatan yang sama atau melakukan tindak pidana lain. (jun)