Akhirnya Korban Terseret Banjir Dompu Ditemukan

Mataram (suarantb.com) – Sekitar pukul 11.30 siang tadi, Selasa, 4 April 2017 satu korban banjir Dompu yang terseret arus banjir kemarin sore akhirnya ditemukan. Bertempat di Sungai Na’e Desa Saneo Kecamatan Woja jasad korban atas nama Dono Setiawan berhasil ditemukan.

Pria berusia 25 tahun asal Blitar Jawa Timur itu terseret arus banjir saat tengah bekerja mengoperasikan sebuah ekskavator. Saking derasnya banjir sore itu mengakibatkan Dono dan ekskavatornya terseret arus. Ia pun tak sempat menyelamatkan diri.

Baca juga:  Relokasi Korban Banjir Naik Penyidikan

“Korban ditemukan oleh Tim SAR gabungan dalam keadaan sudah meninggal dunia. Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSUD Dompu untuk divisum,” jelas Kepala Pelaksana BPBD NTB, Mohammad Rum.

Selain korban yang berhasil ditemukan, hari ini banjir di Dompu dilaporkan Rum sudah surut. Warga pun sudah mulai melakukan pembersihan, seperti warga di Lingkungan Magenda Kelurahan Potu yang dibantu 15 personel Koramil 1614-01/Dompu dipimpin Danramil 1614-01/Dompu Kapten Inf Ketut Sugra dan Camat Dompu, Nasarudin.

Baca juga:  Tiga Daerah di NTB Terancam Banjir Bandang

Pembersihan yang dilakukan warga berfokus membersihkan gang-gang dan sampah yang menumpuk di perumahan warga dari sisa banjir. “Termasuk selokan-selokan, kemudian dikumpulkan untuk selanjutnya diangkut oleh truk sampah dari Dinas PU,” tambahnya.

Untuk bantuan sendiri, Rum menyebutkan BPBD Dompu telah menyerahkan bantuan berupa mie instan dan gula pasir Senin malam, 3 April 2017. (ros)