Bupati Dompu Ingatkan Pentingnya Peningkatan Kapasitas Perawat

Bupati Dompu, H. Bambang M. Yasin dan perwakilan pengurus PPNI NTB beserta pengurus PPNI Kabupaten Dompu foto bersama usai acara pembukaan Musda ke VI PPNI Kabupaten Dompu di gedung PKK Dompu, Sabtu, 11 Maret 2017.

Advertisement

Dompu (Suara NTB) – Hj Iris Juwita, SKM, M.MKes terpilih secara aklamasi sebagai ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Dompu periode lima tahun kedepan melalui musyawarah daerah (Musda) ke VI tahun 2017. PPNI dituntut meningkatkan persaudaraan dan kompetensi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin saat membuka acara Musda ke VI PPNI Kabupaten Dompu yang dihadiri juga oleh pengurus PPNI Provinsi NTB yang diwakili oleh H. Agus Supinganto, S.Kep, Ns, M.Kes wakil ketua bidang pendidikan, pelatihan dan pengembangan serta M. Ulil Muhalil, S.Kep, Ns, M.Kes, MM selaku wakil ketua bidang organisasi dan profesi PPNI NTB di gedung PKK Kabupaten Dompu, Sabtu, 11 Maret 2017.

Sementara proses pemilihan Ketua PPNI Kabupaten Dompu dilakukan secara aklamasi, yaitu Hj. Iris Juwita, SKM, MMKes. Untuk kepengurusan lainnya akan ditentukan oleh tim formatur.

Bupati menyampaikan, apresiasikan kepada PPNI yang hingga saat ini masih solid dengan organisasi profesinya. Banyak organisasi yang terpecah ke beberapa organisasi karena tidak puas akibat tidak terpilih jadi pengurus dan lainnya.

“Alhamdulillah PPNI itu hanya satu. Jangan nanti karena tidak terpilih, bikin lagi organisasi tandingannya. Sekarang, PGRI itu ada organisasi tandingan, Ikatan Guru Indonesia (IGI). Padahal selama ini puluhan tahun itu hanya ada PGRI. Saya tidak mau dengar ada ikatan perawat indonesia atau ada lagi persatuan apalah kaya gitu,” harap H. Bambang.

Ia juga mengungkapkan, NTB saat ini tidak lagi hanya untuk mencapai target MDGs, tapi sudah pada tingkat berkelanjutan. Salah satunya, SDM yang menjadi andalan bagi variabel kesehatan masyarakat. Karenanya, kehadiran dirinya pada Musda VI PPNI bukan semata – mata karena punya waktu luang.

Tapi dirinya memiliki kepentingan yang besar terhadap keberadaan perawat di Kabupaten Dompu. Karena RS yang bagus dan Puskesmas hingga berlantai dua tidak akan ada artinya tanpa pelayanan kesehatan yang baik. Stok obat yang memadai juga akan sia – sia tampa didukung petugas yang bisa menentukan obat yang tepat bagi pasien.

“Ada pribahasa mengatakan, senjata itu tidak penting. Orang yang memegang senjata itu jauh lebih penting dan tangguh, dan itulah anda (perawat). Jadi kami membungun puskesmas, melengkapi alat – alat kesehatan dan sebagainya itu, akan jauh lebih bermanfaat kalau orang – orang yang menggunakannya dan yang akan memanfaatkannya punya kapasitas,” tegas bupati.

Dia juga mengungkapkan, tahun 2017 ini Pemda Dompu akan membangun RS Pratama di Manggelewa. RS ini memiliki sarana dan prasarana berada di bawah fasilitas yang dimiliki RSUD Dompu, sehingga akan membutuhkan tenaga perawat, bidan, dokter dan tenaga kesehatan lainnya yang akan ditempatkan di RS Pratama untuk melayani masyarakat di wilayah barat Dompu.

Ketua PPNI Provinsi NTB yang diwakili oleh H Agus Supinganto, S.Kep, Ns, M.Kes menyampaikan, salam hormat Ketua PPNI NTB yang tidak bisa hadir langsung di Musda VI PPNI Kabupaten Dompu. Karena pada waktu yang sama, PPNI Kabupaten Bima dan PPNI Kota Bima juga melakukan musyawarah daerah, sehingga dirinya ditugaskan untuk hadir pada Musda VI PPNI Kabupaten Dompu.

Ia mengingatkan kepada anggota dan pengurus PPNI Kabupaten Dompu untuk terus meningkatkan rasa persaudaraan dan meningkatkan kompetensinya di bidang pengetahuan dan pelayanan sehingga bisa memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat.

“Harapan kami, selesai kegiatan musda, semoga kontribusi perawat pada pemerintah itu akan lebih ditingkatkan lagi terutama untuk menuju Indonesia sehat dan untuk gerakan keluarga sehat. Kontribusi perawat pada pemerintah daerah yang berdampak pada masyarakat, itu yang bisa kita kedepankan,” katanya.

Selain itu, apresiasinya atas kerja panitia pelaksana dan dukungan dari pemerintah sehingga kegiatan bisa diselenggaran dengan baik. “Ungkapan terimakasih saya sampaikan kepada panitia. Tanpa ada dukungan dari panitia dan support dari Pemda, kegiatan ini tidak akan bisa terselenggara,” ungkapnya.

Sementara Ketua Panitia, M Rifai, SKM dalam laporannya, mengatakan, Musda PPNI Kabupaten Dompu ini melibatkan anggota dan pengurus di tingkat Kecamatan yang ada di masing – masing Puskesmas. Pada Musda kali ini mengangkat tema profesionalisme dalam pelayanan dan kompetensi. (ula/*)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.