Hama Tikus Serang 100 Hektar Lahan Pertanian di Dompu

Dompu (Suara NTB) – Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Kecamatan Woja menggelar pengendalian hama tikus yang menyerang tanaman padi petani. Luas areal tanaman padi yang diserang hama tikus di Woja sekitar 100 ha dengan tingkat serangan 2-5 persen.

Maria Ulfa, SP, petugas POPT Kecamatan Woja kepada Suara NTB, Rabu, 1 Februari 2017 mengungkapkan, serangan hama tikus cukup mengkhawatirkan bagi petani. Karena serangan ini tidak mengenal usia tanaman.

Tanaman padi yang diserang juga di segala umur, karena tikus ini merupakan binatang penyerap yang menggigit tanaman untuk meratakan giginya. Pada bibit padi diserang bibitnya, pada padi yang mulai tumbuh digigit pohonnya, dan pada pagi yang sudah berbulir digigit batang dan bulirnya.

“Yang diserang padi itu di semua umur, mulai pada pembibitan hingga panen. Bahkan pasca panen juga diserang tikus,” katanya.

Maria Ulfa mengatakan, untuk menghindari serangan berikutnya, pihaknya melakukan upaya pengendalian hama tikus dengan pengemposan.

“Kita lakukan pengemposan di lubang – lubang tikus. Karena biasanya, dalam lubang populasinya bisa mencapai 60 ekor hingga anaknya,” ungkapnya.

Pengemposan dengan bantuan obat dari Provinsi untuk wilayah Kecamatan Woja mulai dilakukan sejak Selasa (31/1) di wilayah Wawonduru, dan Kandai Dua. “Besok kita rencananya akan melakukan pengemposan di Montabaru dan sekitarnya bersama petani,” jelasnya. (ula)