Dompu Upayakan Penambahan Kuota Pengangkatan Guru Honor Jadi PNS

M. Amin. (Suara NTB/Jun)

Dompu (Suara NTB) – Pemprov NTB dan Pemda Kabupaten/Kota telah mendapat kepastian jatah pengangkatan guru honor menjadi PNS sebanyak 5.000 orang. Kuota tersebut dinilai kecil jika pembagiannya merata untuk semua daerah di NTB. Untuk itu, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Dompu, berencana mengupayakan penambahan kuota ke kementerian.

Kadispora Dompu, M. Amin, S. Sos., kepada Suara NTB di Gedung Samakai, Selasa, 15 Desember 2020 menyampaikan, kendati kuota pengangkatan guru honor jadi PNS bagi daerah ini belum diketahui pasti, namun pihaknya berencana meminta penambahan jatah dengan alasan banyak guru honorer yang harus diakomodir pemerintah pusat. “Kita belum tahu jumlah persis dapat jatah berapa, tapi dari jumlah itu nanti kita tetap berupaya untuk menambah karena daerah sangat kekurangan,” ungkapnya.

Iklan

Rencana meminta tambahan kuota ini, sesuai dengan arahan kementerian yang mengharapkan daerah mengajukan permohonan sebanyak-banyaknya. Kalau akhirnya diputuskan tiap daerah mendapat jatah 500 orang dengan alasan pemerataan, baginya masih sangat jauh dari kebutuhan. Karena memang data guru honorer di daerah ini mencapai ribuan orang, khususnya yang tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). “500 guru pun tidak cukup untuk daerah ini, makanya kita akan minta lebih dari itu,” jelasnya.

Upaya tersebut tidak saja diperjuangkan ke Pemprov NTB. Pemerintah pusat rencananya didatangi langsung untuk memastikan daerah ini mendapat kuota lebih. Namun demikian, tambah M. Amin, sebelum langkah itu diambil pihaknya akan menggelar rapat koordinasi terlebih dahulu bersama jajaran UPTD dan seluruh kepala sekolah tingkat SD/SMP Sederjat untuk menginventarisir kebutuhan mereka, terkait pengangkatan guru honor menjadi PNS lewat skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). “Nanti kita rapat dengan KCD dan kepala sekolah untuk menyusun berapa sebetulnya kebutuhan PNS di tiap sekolah,” pungkasnya. (jun)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional