Dompu Targetkan Pengembangan Teknologi Hasil Karya Warga

Dompu (Suara NTB) – Kabupaten Dompu akan menjadi tuan rumah pelaksanaan pameran dan lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Provinsi NTB tahun 2018. Sebagai tuan rumah, Kabupaten Dompu akan menampilkan beberapa temuan yang sebelumnya belum ditampilkan di event berskala Provinsi maupun nasional. Pembinaan terhadap temuan – temuan warga Dompu akan semakin diintenskan untuk mendukung sebagai tuan rumah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PMPD) Kabupaten Dompu, H. Supardi, S.Sos, M.Si kepada Suara NTB, Jumat, 28 April 2017 mengungkapkan, Kabupaten Dompu akan menjadi tuan rumah pelaksanaan lomba dan pameran TTG tingkat Provinsi NTB tahun 2018. Namun pelaksanaan TTG ini tengah diupayakan agar pelaksanaannya dipadukan dengan pencanangan bulan bakti Gotong Royong (BBGR) tingkat Provinsi.

Iklan

“Untuk pencanangan bulan bakti gotong royong ini masih diupayakan, karena semula NTB akan menjadi tuang rumah kegiatan tingkat nasional, sehingga tidak ada kegiatan tingkat provinsinya. Tapi karena tidak jadi digelar di NTB, ini yang sedang diupayakan,” ungkap H. Supardi.

Sebagai tuan rumah pelaksanaan TTG, kata H. Supardi, tentu akan memberikan keuntungan bagi Kabupaten Dompu. Akan banyak hasil temuan warga Dompu yang bisa ditampilkan. Karena tidak banyak biaya yang dihabiskan untuk mengangkut hasil karya untuk dipamerkan.

“Kalau saat di Lombok Barat, tidak banyak yang bisa ditampilkan karena terkendala biaya. Tapi kalau dilaksanakan di Dompu, tidak banyak biaya, karena tidak ada biaya transportasi yang banyak, sehingga bisa langsung ditampilkan,” ungkapnya.

Untuk mendukung itu, H. Supardi mengaku, akan meningkatkan pembinaan terhadap teknologi hasil temuan warga Dompu. Pembinaan ini diharapkan bisa menumbu kembangkan teknologi dan bisa dipasarkan ke luar daerah.

“Moment TTG juga bisa dimanfaatkan untuk pertukaran informasi dan teknologi yang menguntungkan,” terangnya.

Keuntungan lain dengan dilaksanakannya TTG di Dompu, tentu akan banyak warga luar berkunjung dan akan memberi nilai tambah bagi perputaran uang di daerah. Para pengunjung pastinya akan banyak belanja, termasuk oleh – oleh sebagai buah tangan. Di sini diharapkan bagi pengusaha kecil menengah diharapkan dapat memanfaatkan peluang ini. “Kita berharap ini didukung oleh semua pihak,” harap H Supardi.

Pada TTG tingkat Provinsi di Lombok Barat, Kabupaten Dompu berhasil menghantarkan Asrul Riadi, S.Pd, guru SDN 1 Dompu sebagai juara 1 untuk media inovasi yang ramah lingkungan. Media One Mbolo dan Siwe Mbolo hasil karya Asrul Riadi ini untuk penanaman konsep operasi perkalian dan pembagian bilangan bulat pada kelas 5 SD yang mengintegrasikan dengan penanaman nilai budaya bagi pengembangan pendidikan karakter.

Tidak hanya penanaman konsep perkalian dan pembagian sebagai bagian dari ilmu dasar Matematika, tapi media inovasi ini juga menanamkan nilai budaya daerah. Karena boneka ini menampilkan pakaian adat Dompu dan tata cara mengenakannya.

Pada TTG tingkat Provinsi di Lombok Barat semula akan menampilkan juga temuan sabun gatal yang dibuat dari susu kuda liar. Namun penemu sabun gatal ini justru tidak hadir pada TTG tampa ada kabar. (ula/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here