Dompu Jadi Jalur Magma Menghasilkan Emas

Dompu (Suara NTB) – Kabupaten Dompu tercatat sebagai salah satu daerah yang menyimpan endapan mineral jenis emas, setelah Sumbawa  dan Kabupaten Sumbawa Barat. Namun, untuk mengetahui persis cadangan emas, harus melalui proses eksplorasi detail.

Dosen Geologi Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Mataram (UMM), Dr. Dwi Winarti, ST.,MT menjelaskan,  Dompu, khususnya  Kecamatan Hu’u masuk  dalam jalur busur Sunda-Banda Arc. Dalam teori geologi disebut sebagai jalur magma gunung api yang menghasilkan emas dan tembaga.

Iklan

 “Dalam istilah geologi disebut dengan jalur busur Sunda-Banda Arc atau jalur magma yang menghasilkan dua jenis mineral tadi (emas dan tembaga). Memang itu jalurnya,” kata Dwi Winarti kepada Suara NTB, Rabu, 23 Mei 2018.

Ia mengurai, busur Sunda-Banda Arc merupakan jalur magma yang terbagi dalam beberapa wilayah. Untuk  jalur busur Sunda, mulai dari Sumatera Barat, Jawa Barat khususnya di Bandung, kemudian melalui Jogja, berlanjut ke Lombok, khususnya di Lombok Timur.

Selanjutnya, untuk Pulau Sumbawa disebut dengan Banda Arc yang lebih spesifik merupakan jalur magma menghasilkan endapan mineral berat seperti emas dan tembaga.  Jalur endapan mineral ini melalui Sumbawa Barat, Sumbawa Besar dan Dompu.

“Dari banda arc ini kemudian menghasilkan mineral berat yang punya kandungan emas dan tembaga. Makanya sekarang ada tambang Batu Hijau di Sumbawa Barat, eksplorasi di Dodo Rinti Sumbawa Barat. Selanjutnya di Hu’u Dompu,” terang Dwi Winarti. Proses terbentuknya logam berharga itu,  kandungan kimia pada magma mengikat dan membawa mineral beraharga Co untuk tembaga dan Au untuk emas.

Mengenai kabar kandungan emas di Hu’u mencapai 1,38 juta ton  dan tembaga 8,6 juta ton, tidak bisa diasumsikan. Menurutnya harus melalui proses eksplorasi detail. “Harus dihitung dengan perhitungan cadangan (emas dan tembaga),” jelasnya.

Salah satu metoda yang jamak dilakukan melalui proses pengeboran. Tapi dengan perkembangan teknologi, tidak menutup peluang menurutnya dilakukan eksplorasi dengan metoda lebih canggih sehingga ditemukan cadangan  lebih akurat.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan pers mengungkapkan, ANTM bersama PT Vale Indonesia Tbk (INCO) telah menemukan cadangan emas yang besar di Dompu.

Cadangan emas di Dompu diperkirakan jumlahnya diperkirakan mencapai 1,38 juta ton emas, lebih besar dari tambang Batu Hijau milik Newmont yang memiliki cadangan 690.000 ton emas. Sementara cadangan tembaga di Dompu diperkirakan melebihi 8,6 juta ton atau 19 miliar pounds. (ars)