Dompu Diguncang Gempa, Ratusan Rumah Rusak di Pekat

Dompu (Suara NTB) – Gempa berkekuatan 5,6 SR mengguncang Dompu. Pusat gempa berlokasi di 8.23 LS, 117.86 BT atau di 63 kilometer Barat Laut Dompu, sekitar Nangamiro, Kecamatan Pekat. Gempa dengan kedalaman 18 kilometer merusak sekitar 140 unit rumah dan fasilitas umum di wilayah tersebut.

Kepala BPBD Kabupaten Dompu, Drs. Imran kepada Suara NTB, Senin, 1 Agustus 2016, mengatakan, berdasarkan data sementara, gempa yang terjadi sekitar pukul 07.40 Wita tersebut merusak sejumlah bangunan rumah warga, fasilitas umum dan tempat ibadah di Pekat.

Iklan

fotoo

Secara rinci disebutkan, dari 140 bangunan rusak, 35 unit rusak berat dan 105 unit bangunan rusak ringan. ‘’Bangunan yang rusak berat ini termasuk rumah yang roboh dan rata dengan tanah. Tapi syukurnya tidak ada korban jiwa,’’ katanya.

Warga yang rumahnya rusak berat hingga rata dengan tanah, kata Imran, untuk sementara akan menumpang di rumah keluarganya atau di rumah tetangganya. Namun banyak juga warga tetap memilih tinggal di antara bangunan rumahnya yang masih bisa ditempati.

‘’Warga yang rumahnya rusak berat, untuk sementara mereka akan tinggal di rumah keluarganya atau tetangganya,’’ katanya.
Imran mengaku, saat ini pihaknya masih melakukan pendataan kerusakan akibat gempa. Sejauh ini, selain rumah warga yang rusak juga terdapat bangunan tempat ibadah seperti kubah masjid Calabai, bangunan SMPN 1 Pekat, MI Kadindi Atas dan beberapa sekolah lain yang mengalami kerusakan.

Terhadap korban bencana gempa, Imran mengatakan, akan dibantu melalui program tanggap darurat. ‘’Besok, Bupati Dompu akan turun dan langsung melakukan pembersihan puing sisa reruntuhan rumah warga,’’ katanya.

Kapolsek Pekat, Ipda Suswanto yang dihubungi terpisah menjelaskan, sejauh ini kondisi keamanan pasca gempa relatif aman. Pihaknya juga akan mengantisipasi adanya pihak – pihak yang memanfaatkan musibah ini untuk kepentingan pribadi seperti pencurian dan lainnya. ‘’Kita akan tingkatkan intensitas patroli di daerah korban gempa,’’ jelasnya.

Gempa yang berkekuatan 5,6 SR ini cukup dekat dengan wilayah Pekat. Namun tidak semua wilayah di Pekat rusak akibat gempa. Kerusakan yang parah banyak terjadi di wilayah Calabai, Karombo, Kadindi Barat, Kadindi Atas, Tambora, dan sebagian di Nangamiro. ‘’Walaupun pusatnya di sekitar Nangamiro, tapi tidak banyak rumah warga yang rusak karena kebanyakan rumah warga masih menggunakan rumah kayu,’’ kata Suswanto. (ula)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here