Dompu Dapat Kuota Pengangkatan Ribuan Honorer

M. Amin. (Suara NTB/Jun)

Dompu (Suara NTB) – Dari kuota 5.000 orang yang diperoleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB, Dompu termasuk salah satu daerah dengan kuota alokasi terbesar di 10 Kabupaten/Kota. Terkait pengangkatan guru honorer menjadi PNS lewat skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Pasalnya, dari kuota awal 1.118 orang terjadi penambahan per 31 Desember kemarin.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Dompu, M. Amin, S. Sos., kepada Suara NTB, Senin, 4 Januari 2021 menyampaikan, pihaknya sudah mendapat kepastian kuota dari Pemprov NTB soal pengangkatan guru honor jadi PNS. “NTB dapat jatah 5.000, setelah dibagi ke 10 Kabupaten/Kota kita kebagian 1.118 orang. Bahkan kemarin ada penambahan lagi, cuma saya tidak ingat jelas berapa,” terangnya.

Dengan adanya penambahan tersebut, ia meyakinkan bahwa daerah ini mendapat kuota lebih besar ketimbang sejumlah Kabupaten/Kota lain di NTB.

Namun demikian, jika melihat kebutuhan ideal lapangan masih sangat jauh dari harapan. Untuk itu, pihaknya akan terus berupaya meminta tambahan kuota agar sebagian besar tenaga pendidik honorer bisa diangkat menjadi PNS lewat skema PPPK. “Kalau melihat kebutuhan ideal masih sangat kurang, karena guru honor di daerah ini cukup banyak,” jelasnya.

Mengingat sudah ada kepastian kuota, lanjut M. Amin, guru honorer diminta mempersiapkan diri untuk proses pendaftaran dan penyeleksian, terutama mereka yang terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) serta mengantongi SK Bupati atau Kadispora.

Informasinya, proses penyeleksian akan melalui tiga tahapan. Itu sepenuhnya berada dibawa kewenangan langsung pemerintah pusat. “Kami di daerah sifatnya hanya memfasilitasi saja para guru untuk bisa mengikuti proses seleksi. Kabarnya, itu ada tiga tahapan,” pungkasnya. (jun)