Dokter Spesialis Positif, Pelayanan Bedah di RSUD Sumbawa Terhenti

Dede Hasan Basri. (Suara NTB/ist)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Sebanyak dua dokter spesialis bedah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumbawa terkonfirmasi positif Covid-19. Keduanya kini dalam perawatan medis di Rumah Sakit H. L. Manambai Abdul Kadir (RSMA). Kondisi ini membuat pelayanan operasi bedah di RSUD menjadi terhenti.

Diketahui, pada Jumat 29 Mei lalu dokter spesialis bedah RSUD Sumbawa berinisial GI (45) dinyatakan positif. Kemudian pada Senin 1 Juni satu dokter spesialis bedah lainnya berinisial MSP (42) juga dinyatakan positif. Keduanya tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit tetapi memiliki riwayat kontak dengan orang sakit covid-19.

Iklan

Direktur RSUD Sumbawa, dr. Dede Hasan Basri yang dikonfirmasi Selasa, 2 Juni 2020 membenarkan adanya dua dokter spesialis bedah yang positif covid-19. Saat ini keduanya dalam perawatan di RSMA. Sedangkan satu dokter spesialis lain, belum kembali sejak meminta izin pulang ke Mataram.

“Ada tiga dokter spesialis bedah. Dua orang yang positif, dan satu orang pulang ke Mataram meminta izin, tapi belum balik,” ujarnya.
Dengan adanya kondisi ini, kata dr. Dede, pihaknya tidak bisa memberikan pelayanan jika ada masyarakat atau pasien yang membutukan pelayanan bedah. “Untuk pelayanan operasi yang di dalam rumah sakit kita tutup. Operasi bedah dan kandungan. Perawat kita rumahkan. Spesialis anastesy kita rumahkan juga,” ungkapnya.

Saat ini puskesmas tidak bisa lagi merujuk pasien ke RSUD Sumbawa jika ada kasus bedah. Hal ini juga sudah disampaikan kepada pihak puskesmas. Yang memprihatinkan, pasien kurang mampu yang menggunakan bansos. Karena tidak belaku untuk rumah sakit lainnya. Sedangkan untuk pelayanan di ruangan lain tetap dilaksanakan selama ada dokter spesialisnya.

Sejauh ini, lanjutnya, sudah 4 tenaga medisnya positif covid-19. Terdiri atas dua dokter spesialis bedah dan dua perawat. Keempat tenaga medis ini sedang dalam penanganan medis. Tenaga medis lainnya yang kontak langsung dengan empat orang tersebut sudah diistirahatkan untuk menjalani isolasi mandiri. Saat ini pihaknya masih menunggu keluarnya hasil pemeriksaan swab.

  Dompu Nihil Pasien Positif Covid-19

“Yang diisolasi pertama 75 orang. Kemudian yang kedua 65 orang dan ditambah lagi 26 orang. Yang baru keluar hasil swab dua perawat positif ditambah dua dokter spesialis. Yang lainnya kami sedang menunggu hasil swabnya. Yang belum diswab hari ini 26 orang tambahan,” pungkasnya. (ind)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here