Djohan Sjamsu Pimpin Muhammadiyah KLU

Tanjung (Suara NTB) – Mantan Bupati Kabupaten Lombok Utara (KLU), H. Djohan Sjamsu, SH, dilantik sebagai Ketua Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah KLU periode 2016 – 2020 di Gedung Serbaguna, Sabtu (1/10). Pelantikan ini dihadiri langsung Bupati KLU, Dr. H. Najmul Akhyar, SH. MH., sekaligus Ketua PD Nahdlatul Wathan KLU. Selain pelantikan PD Muhammadiyah KLU, PW Muhammadiyah NTB juga melantik PD Aisyiyah Muhammadiyah KLU dan Pemuda Muhammadiyah KLU.

Dipercaya mengemban amanat salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia ini, Djohan Sjamsu, mengatakan hadirnya organisasi Muhammadiyah di KLU semata-mata untuk memajukan umat. Dalam program kerjanya, Muhammadiyah mempunyai kontribusi besar dalam membantu program kerja pemerintah, termasuk di daerah.

Iklan

“Setelah pelantikan ini, kita akan langsung membentuk kepengurusan Muhammadiyah di tingkat kecamatan, baru kita gelar rakor penyusunan program kerja untuk 5 tahun yang akan datang,” ungkap Djohan usai pelantikan.

Di KLU, organisasi Muhammadiyah berkembang pesat. Ia bersyukur, berkembangnya beberapa organisasi Islam, seperti Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama dan Nahdlatul Wathan, mengikis paham-paham ajaran yang berpotensi memecah umat.

Selain fokus pada ajaran tauhid, Muhammadiyah KLU juga akan menyasar program kerja yang bersentuhan dengan sosial, ekonomi masyarakat. Melalui Majelis Ekonomi di Muhammadiyah, mantan Bupati KLU ini akan berupaya ikhtiar ekonomi masyarakat dapat didorong melalui pemberian bantuan dan pendampingan.

Sementara Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah NTB, H. Falahuddin, S.Ag. M.Ag, usai pelantikan mengatakan usia Muhammadiyah yang sudah sangat tua menandakan eksistensi organisasi ini di masyarakat. Tahun 2016 ini, usia Muhammadiyah menginjak 107 tahun (Hijriyah) atau 104 tahun menurut kalender Masehi.

“Di usia yang demikian matang, Orgainsasi Muhammadiyah memberi kontribusi besar dalam membantu pemerintah. Muhammadiyah memiliki 183 Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia, 457 rumah sakit, 17.346 TK/PAUD, 4.064 SD/MI, dan 71 SLB. Kita juga memiliki 150 pondok pesantren modern,” kata Falahuddin.

Pada kesempatan itu, ia mendorong agar Pemda KLU senantiasa menggandeng organisasi-organisasi Islam yang ada. Baginya, apa yang dikerjasamakan pemerintah dengan organisasi Islam tak akan menjadi mudarat, tetapi sebaliknya akan membawa kemaslahatan bagi umat.

Sementara itu, Bupati KLU, Najmul Akhyar, menyampaikan selamat atas dilantiknya PD Muhammadiyah KLU. Ia menilai, dengan makin banyaknya organisasi Islam di daerah maka akan semakin banyak sumbangsih pemikiran untuk memajukan masyarakat. “Dalam konteks apapun, sepanjang kita bersama-sama akan banyak hal yang bisa kita lakukan. Atas nama Pemda, saya siap bergandeng tangan untuk memajukan masyarakat,” kata bupati. (ari)