Djohan Sjamsu Imbau Pendukung Taati Protokol Covid-19

Calon Bupati KLU H. Djohan Sjamsu mengingatkan para pendukungnya untuk menaati SOP Covid-19, tidak konvoi dan tidak membuat kerumunan berlebihan. (Suara NTB/ari)

Tanjung (Suara NTB) – Calon Bupati Kabupaten Lombok Utara (KLU) yang diunggulkan sementara oleh hitung cepat, H. Djohan Sjamsu, SH., mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menaati protokol Covid-19. Oleh karenanya, ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak berlebihan menyikapi kemenangan dengan melakukan konvoi di jalan raya.

“Sekali lagi, kemenangan ini adalah kemenangan rakyat. Sebagai calon, saya mengajak semua masyarakat untuk tidak euforia berlebihan, tidak konvoi, dan tetap menaati aturan Covid-19,” kata Djohan Sjamsu, Jumat, 11 Desember 2020.

Iklan

Djohan menyadari, antusiasme masyarakat menyambut kemenangan pilkada sangat besar. Sejak H+1 pemilihan, masyarakat langsung menunaikan nazar dengan berjalan kaki dari Pemenang, Bayan, pedalaman Gangga menuju ke kediamannya. Ada pula yang mencukur rambut tanda syukur atas kemenangan yang diraih.

Ia menyadari pula, emosional yang dirasakan warga atas perolehan suara pada Pilkada ini lebih besar dari emosionalnya sebagai calon. Namun demikian, ia tetap mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melupakan standar protokol Covid.

“Tetap pakai masker, jaga jarak dan tidak membuat kerumunan berlebihan. Menjadi kewajiban kita bersama untuk memutus mata rantai Covid di daerah kita,” serunya.

Seruan serupa diucapkan Tim Sukses JODA Akbar, Ardianto, SH. Melalui pengeras suara, Ardianto meminta warga untuk mengurai kepadatan warga yang silih berganti mendatangi Djohan guna mengucapkan selamat atas perolehan suara besar.

Inaq Amaq polong renten selapuk, bagi yang sudah bertemu dengan Pak Djohan kami persilakan mengurai. Kita beri kesempatan kepada keluarga, sahabat  kita yang lain untuk bertemu beliau,” ajaknya.

Ia mengajak pendukung paslon JODA untuk tertib, serta ikut membantu tugas aparat kepolisian dalam mencegah kerumunan. Bagaimana pun kata dia, status zero Covid hanya berlangsung beberapa hari, setelah itu muncul kembali satu kasus Covid di Desa Jenggala. “Daerah kita belum sepenuhnya bebas Covid. Sempat zero Covid, sekarang muncul lagi satu kasus. Maka kami berharap, kita semua tidak mengabaikan standar Covid,” imbuhnya. (ari)

Advertisementfiling laporan pajak filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional