Ditlantas Polda NTB dan Jasa Raharja Kembali Mengajar Cara Aman Berlalu Lintas

Webinar "Berlalulintas Aman di Masa Pandemi" yang digelar oleh Ditlantas Polda NTB dan Jasa Raharja Jumat, 25 September 2020. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Ditlantas Polda NTB bersama Jasa Raharja NTB kembali menggelar kegiatan Mengajar menggunakan Aplikasi Zoom dalam rangka terus menekan angka kecelakaan dalam berlalu lintas, khususnya di Provinsi NTB.

Kegiatan yang digelar pada Jumat, 25 September 2020 ini mengambil tema “Berlalulintas Aman di Masa Pandemi”. Dilaksanakan kedua kalinya setelah sebelumnya kegiatan pertama dilaksanakan 17 september 2020. Tujuannya untuk mengedukasi dan menguatkan pemahaman terkait peran Jasa Raharja dan keselamatan dalam berlalu lintas. Khususnya di masa pandemi.

Iklan

Kegiatan mengajar ini diikuti oleh beberapa siswa yang terdiri dari tingkat SD, SMP, dan SMA perwakilan dari beberapa sekolah se-kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat. Dilangsungkan selama kurang lebih 2 jam. Meskipun menggunakan virtual zoom, tetap tidak mengurangi esensi materi yang disampaikan oleh narasumber dari Ditlantas Polda NTB dan Jasa Raharja NTB.

Dirlantas Polda NTB Kombes Pol Noviar, S.IK turut hadir dan membuka kegiatan tersebut sangat mengapresiasi dan berharap pembelajaran tersebut dapat memberikan dampak positif bagi peserta agar selalu aman dalam berlalu lintas.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Jasa Raharja NTB, Mulyadi kembali menyampaikan fakta bahwa korban laka lantas di Indonesia menurut data Kepolisian RI Tahun 2019 korban kecelakaan 60% akibat kendaraan roda dua. 55 % adalah usia produktif (21 – 45 tahun), 28 % adalah kalangan pelajar.

Fakta ini menurutnya patut disesalkan, karena usia korban masih sangat muda. Seharusnya usia para korban ini adalah usia meraih mimpi meraih masa depan. Namun semuanya harus lenyap seketika akibat menjadi korban kecelakaan lalu lintas.

“Penyebabnya seperti tidak gunakan helm, melanggar rambu, menerobos lampu merah hingga kecepatan tinggi,” jelas Mulyadi.

Dalam kesempatan ini, Mulyadi juga mengajak generasi-generasi emas NTB menjadi agent of change – agen perubahan dengan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Menjadi corong dalam kampanye keselamatan berlalu lintas, peduli terhadap terhadap diri sendiri dan orang lain, dan membantu menurunkan angka korban laka khususnya di Provinsi NTB.

“Dimulai dari diri sendiri, keluarga, sahabat dan akhirnya menjadi suatu gerakan secara masif yang goal akhirnya kita dapat menyelamatkan setiap nyawa anak bangsa dari korban kecelakaan. Karena setiap nyawa adalah sangat berharga. Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan,” demikian Mulyadi. (bul)