Ditinggal Hari Raya, Uang Digasak Maling

Inilah rumah korban, H. Epul di Dusun Cepak Timur, Desa Aikmel Timur Kecamatan Aikmel yang kemalingan saat pergi Salat Idul Adha, Selasa, 20 Juli 2021.(Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – H. Epul, Warga Dusun Cepak Timur, Desa Aikmel Timur Kecamatan Aikmel harus gigit jari. Pasalnya, uang modal usahanya raib digasak maling saat meninggalkan rumahnya untuk menunaikan Salat Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah di masjid setempat, Selasa, 20 Juli 2021 sekitar pukul 07:00 Wita.

Korban mengetahui rumahnya kemalingan saat pulang Salat Idul Adha. Rumah dan isi lemarinya berantakan diacak-acak oleh pelaku yang tengah mencari barang-barang berharga milik korban.

Iklan

 “Korban baru mengetahui kejadian itu saat pulang hari raya. Korban menemukan kamar dan lemarinya berantakan,” terang Kapolsek Aikmel, AKP. I Made Sutama, Selasa, 20 Juli 2021.

Korban kemudian langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Aikmel untuk ditangani secara hukum dan mengungkap pelaku pencurian. Pasalnya, uang korban yang raib dibawa kabur oleh pelaku nominalnya ratusan juta rupiah yang merupakan modal dan hasil usaha korban yang pekerjaannya selaku pengusaha beras. “Nominalnya ratusan juga, korban ini seorang pengusaha beras,” terang Sutama.

Sementara dari laporan tersebut, pihaknya langsung melakukan olah TKP bersama dengan Tim Inafis Polres Lotim. “Olah TKP sudah kami lakukan. Saat ini proses penyelidikan untuk mengungkap siapa pelakunya,” tegasnya.

Dijelaskan kejadian tersebut saat korban bersama keluarganya pergi meninggalkan rumah untuk melaksanakan Salat Hari Raya Idul Adha di Masjid yang tidak jauh dari rumahnya. Kemungkinan pelaku masuk ke dalam rumah korban melalui pintu depan, karena dari hasil olah TKP sementara, pihaknya tidak menemukan adanya kerusakan pada bagian rumah. “Korban kemungkinan tidak mengunci pintu rumah saat pergi Salat Idul Adha, sehingga pelaku lebih leluasa masuk. Kasus ini dalam proses penyelidikan,” pungkasnya. (yon)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional