Ditetapkan sebagai Tersangka, Wabup KLU Hargai Proses Hukum Kejati NTB

Danny Karter Febrianto Ridawan

Tanjung (Suara NTB) – Wakil Bupati Lombok Utara, Danny Karter Febrianto Ridawan, ST. M.Eng., memberi tanggapan terhadap kasus hukum yang menjerat dirinya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek IGD RSUD KLU. Kepada Suara NTB via What’s App, Jumat, 24 September 2021 Danny memberi apresiasi atas langkah penegakan hukum dugaan penyimpangan proyek di Kabupaten Lombok Utara (KLU).

“Saya menghargai langkah penegakan hukum yang dilakukan Kejati NTB. Apa yang dilakukannya sesuai dengan tugas pokok dan fungsi,” ucap Wabup.

Iklan

Di sisi lain, ia meminta publik tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah atas sangkaan kepadanya selaku pengawas lapangan proyek IGD senilai Rp5,1 miliar tersebut. Tak lupa, ia juga meminta dukungan dan doa masyarakat atas persoalan yang membelitnya itu.

“Saya minta doa dan dukungannya. Selama proses hukum ini berjalan, saya akan tetap kooperatif dan mendukung tugas-tugas Kejaksaan dalam menegakkan hukum di republik ini,” sambungnya.

Wabup enggan berkomentar lebih jauh terhadap persoalan secara teknis. Begitupun terhadap dugaan yang menimbulkan kerugian negara.

“Yang jelas saya mengawasi sesuai kapasitas dan pengalaman saya. Saya juga ingin membangun Lombok Utara, sehingga dalam pekerjaan saya, saya lakukan secara profesional,” pungkasnya. (ari)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional