Ditarget Tuntas September, Jalur Bypass Bandara-KEK Mandalika Siap untuk WSBK

Progres pengerjaan jalur bypass Bandara-KEK Mandalika terus berjalan dengan capaiannya saat ini sudah sekitar 70 persen.

Praya (Suara NTB) – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lombok Tengah (Loteng), L. Firman Wijaya S.T mengatakan, progres pembangunan jalur bypass Bandara menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika saat ini sudah mencapai lebih dari 70 persen. Dengan target tuntas pada akhir September mendatang, jalur sepanjang 17,8 km ini pun dipastikan siap untuk mendukung gelaran balapan World Superbike (WSBK) di kawasan The Mandalika, November mendatang.

‘’Laporan terakhir progresnya sudah mencapai 70 persen,’’ sebut Firman, di Kantor Bupati Loteng, Jumat, 16 Juli 2021. Saat ini jalur bypass sudah tersambung semuanya. Bahkan, di beberapa lokasi sudah dilakukan penghamparan aspal.

Iklan

Ia menjelaskan, proses pengaspalan tidak dilakukan secara bersamaan. Tetapi disesuaikan dengan kesiapan jalurnya sendiri. Dimana lokasi yang sudah siap diaspal, di sana dilakukan pengaspalan. Sehingga proses pengaspalan tidak harus menunggu pekerjaan tanah harus selesai seluruhnya terlebih baru dilakukan pengaspalan.

‘’Jadi di mana lokasi yang sudah siap untuk diaspalkan, langsung dilakukan pengaspalan. Ini dilakukan supaya pengerjaan jalur bypass ini efektif dari sisi waktu,’’ terangnya. Karena pemerintah sudah menargetkan pengerjaan jalur tersebut sudah harus tuntas sebelum gelaran event WSBK digelar.

Memang jalur bypass tersebut tidak ditargetkan tuntas seluruhnya tahun ini. Tapi paling tidak tahun ini jalur utama atau jalur cepatnya harus selesai. Supaya bisa digunakan untuk mendukung event di kawasan The Mandalika. Baik itu WSBK pada bulan November mendatang maupun event MotoGP awal tahun 2022 mendatang.

Sementara untuk jalur lamban baru akan dikerjakan secara bertahap tahun depan. Sesuai dengan rencana dan kesiapan anggaran dari pemerintah pusat. ‘’Untuk tahun ini fokus pekerjaan pada penyelesaian jalur utama atau jalur cepatnya dulu. Untuk yang lainya, bertahap mulai tahun depan,’’ imbuh Firman.

Termasuk beberapa sarana pendukung dan asesoris jalan lainnya, akan dikerjakan tahun depan. Tetapi ada juga yang dikerjakan tahun ini, walau tidak terlalu banyak. Hanya fasilitas pendukung utama saja. ‘’Prinsipnya yang penting jalur ini bisa digunakan dulu untuk mendukung event internasional yang ada. Soal tambahan lainnya, tergantung kesiapan anggaran dari pemerintah pusat,’’ tutupnya. (kir)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional