Ditangkap, Pengedar Sabu Gagal Transaksi dengan Pembeli

Dua pengedar narkoba yang tertangkap hendak transaksi di tepi jalan diamankan Polda NTB, Kamis, 2 September 2021. Mereka yang salah satunya residivis ini ditangkap dengan barang bukti 11 poket sabu seberat 14,9 gram.(Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Residivis kasus narkoba, SP (50) merekrut anggota baru, MT (28) untuk kembali merintis bisnis sabu. Tetapi, keduanya ditangkap saat hendak mengantarkan pesanan di Tohpati, Cakranegara Utara, Cakranegara, Mataram. Sebanyak 13 poket sabu siap edar disita. “Saat ditangkap, mereka sempat berupaya kabur,” ucap Dirresnarkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra, Jumat, 3 September 2021. Dua orang pengedar itu ditangkap pada Kamis, 2 September 2021.

Tim opsnal yang dikepalai Ipda Made Mas Mahayuna menangkap keduanya saat menunggu pembeli di tepi jalan. Kondisi fisik para pelaku cocok dengan informasi masyarakat yang didapat sebelumnya. Sabu itu belum sempat sampai ke pembeli.

Iklan

Tetapi pada saat penangkapan, mereka yang berboncengan sepeda motor itu mencoba kabur. Mereka sempat gelisah saat menunggu. “Mereka rencana transaksi di warung pinggir jalan. Tapi gagal,” kata Helmi.

SP dan MT akhirnya bisa dijinakkan. Badan mereka digeledah. Didapatkan, sabu di dalam bungkus rokok. Sabu itu sudah dibagi ke dalam 11 paket siap edar yang beratnya 14,9 gram. “Kita juga temukan uang tunai Rp21,94 juta yang diduga sebagai hasil penjualan sabu,” imbuh Helmi. Helmi mengatakan, SP sebelumnya pernah dipenjara karena berjualan sabu. Tetapi, ketika bebas, SP kembali lagi menjalin jaringan dengan bandar. “Dia residivis ini. jaringannya sedang kita telusuri,” tutupnya. (why)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional