Dispora dan KONI NTB Sayangkan Aksi Penggalangan Dana di Jalan

Ilustrasi Uang. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) NTB, H. Surya Bahari menyayangkan beredarnya foto salah seorang  diduga pelatih cabor lolos PON yang melakukan aksi penggalangan dana atas nama Pelatda PON di Perempatan Seruni Mataram, belum lama ini. Menurutnya tindakan oknum pelatih  tersebut dilakukan secara ilegal  tanpa berkoordinasi dengan pengurus cabor.

Selain itu, tindakan oknum pelatih tersebut dinilai bertentangan dengan semangat  kebersamaan yang mengemuka dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI NTB di Mataram 16 Januari 2021. Dimana pada Rakerprov KONI NTB itu, semua pengurus dan pelaku olahraga diserukan untuk tetap menjaga kebersamaan dalam rangka persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua tahun 2021.

Iklan

“Kami menyayangkan adanya oknum pelatih yang melakukan aksi penggalangan dana Pelatda PON XX di Jln. Raya tanpa koordinasi dengan Pengprov Cabor,” ucap H. Surya Bahari dalam acara jumpa pers yang digelar di Mataram, Senin, 25 Januari 2021. Saat itu, Surya didampingi Ketua Umum KONI NTB, H. Andy Hadianto dan Ketua Bidang Humas KONI NTB, Dr. Kadri.

Dalam kesempatan itu, Surya menegaskan bahwa terkait  pembinaan olahraga di NTB pihak pemerintah provinsi tetap berkomitmen menyediakan anggaran pembinaan olahraga prestasi sesuai dengan kemampuan fiskal daerah dan dijalankan sesuai prosedur.

Dalam hal ini, Pemprov telah meminta seluruh stakeholder olahraga prestasi untuk dapat memahami situasi dan kondisi daerah yang sedang menghadapi Pandemi Covid-19 sehingga berkonsekuensi pada kondisi keuangan daerah. Semua pihak diminta untuk tidak memaksakan kehendak karena pemerintah akan menganggarkan anggaran olahraga sesuai kemampuan daerah.

Dan terkait soal anggaran di tahun 2021, Surya menegaskan bahwa Pemprov belum memberikan keputusan apapun. Pasalnya pihak pemerintah akan terlebih dahulu melakukan evaluasi pelaksanaan Pelatda PON tahun 2020.

Di tempat yang sama, Ketua Umum KONI NTB, H. Andy Hadianto juga menanggapi soal aksi penggalangan dana yang dilakukan oleh pelatih Pelatda PON tersebut. Dalam hal ini KONI NTB tidak akan mentolerir kegiatan permintaan sumbangan yang dilakukan dengan mengatas namakan pelatih Pelatda PON. “Oknum pelatih yang terlihat dalam foto aksi penggalangan dana tersebut sudah diberhentikan, berdasarkan usulan pengurus cabor,” jelas Andy.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya beredar foto salah seorang pria yang membawa kotak amal Pelatda PON di perempatan lampu merah Seruni Mataram. Foto tersebut diakui  KONI NTB sebagai eks. Pelatih Pelatda PON NTB.(fan)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional