Disperkim Tak Berwenang Perbaiki PJU Mati di Senggigi

H. Lalu Winengan, Made Arthadana. (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Kabupaten Lombok Barat belum berwenang menangani perbaikan PJU yang mati di kawasan Senggigi, khususnya yang masuk proyek penataan revitalisasi kawasan Senggigi yang dikerjakan oleh Dinas PUPR serta Dinas Pariwisata tahun 2020 lalu. Alasannya, PJU di sana belum diserahterimakan ke Disperkim.

Kepala Disperkim Lobar, H. Lalu Winengan menegaskan untuk PJU di Senggigi yang kerjakan pada proyek penataan masih menjadi pemeliharaan bagi OPD yang membangun. Kebetulan yang membangun penataan dan PJU itu adalah Dinas PU dan Dinas Pariwisata. “Untuk penanganan lampu PJU yang mati, kami belum bisa mengecek (perbaiki) walupun banyak laporan keluhan warga. Karena itu bukan pemeliharaan kami, karena belum diserahterimakan,” tegas dia, Jumat, 3 September 2021.

Iklan

Sehingga kata dia, terkait penanganan PJU mati khusus di proyek penataan Senggigi harus diminta Dinas yang membangun. Supaya tidak melanggar aturan yang ada, pihaknya baru bisa melakukan penanganan pemeliharaan, kalau barang itu sudah diserahterimakan ke Disperkim. “Supaya tidak melanggar aturan. Kami baru bisa melakukan penanganan pemeliharaan, maka menunggu penyerahan aset,” ujarnya. Penyerahan aset pun baru bisa diterima setelah semua lampu itu normal dan kondisi menyala bagus. Sesuai spesifikasi di Disperkim.

Ia tidak akan mau menerima kalau kondisi lampu tidak menyala alias belum diperbaiki. Sesuai ketentuan, proses penyerahan aset inipun bukan langsung ke dinas. Melainkan langsung ke Sekda selaku atasan. Barulah diperintah Perkim untu menerima dan melakukan pemeliharaan. Pihaknya juga tidak tahu menahu soal sistem pembangunan dan kontrak.

Sementara itu Kadis PUPR Lobar, Made Arthadana mengaku, telah menerima informasi soal lampu PJU di kawasan Senggigi yang mati. Pihaknya pun sudah memerintahkan jajaran untuk mengecek ke lapangan. “Sudah saya minta staf dinas mengecek ke lapangan untuk ditindaklanjuti,” pungkasnya. (her)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional