Disos akan Ganti Paket Sembako Tak Berkualitas

Dra. T. Wismaningsih Dradjadiah. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Dinas Sosial (Disos) NTB langsung turun ke penerima bantuan paket sembako yang berada di Monjok dan Majeluk Kota Mataram, Senin, 13 April 2020 pukul 21.00 Wita.

Kedatangan petugas dari Disos NTB untuk mengecek informasi yang menyatakan bahwa bantuan paket sembako kepada Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kota Mataram tak layak konsumsi (berkutu dan kedaluarsa).

Kepala Disos NTB, Dra. T. Wismaningsih Drajadiah mengatakan, setelah dilakukan pengecekan ke penerima, paket bantuan sembako tersebut sudah habis. Karena paket bantuan sembako tersebut telah diterima 31 Maret lalu.

‘’Katanya nggak ada kutunya. Saya juga bingung jadinya. Tapi akan kami ganti dengan yang baru paketnya,’’ kata Wismaningsih.

Disos NTB juga telah memberikan keterangan soal pemberitaan yang menyebutkan bantuan sembako untuk anggota Pertuni Kota Mataram berkutu dan kedaluarsa. Dalam keterangannya, Wismaningsih menegaskan akan menertibkan dan segera menarik bantuan sosial berupa sembako yang tidak berkualitas baik. Bantuan paket sembako ditekankan harus berkualitas baik atau tidak kedaluarsa.

Hal ini sesuai arahan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB. ‘’Kita sudah mengecek kembali stok sembako di gudang Dinsos NTB. Dan memastikan menarik sembako berkualitas kurang baik dan menggantinya dengan paling baik,’’ ujarnya, Senin (13/4) malam.

Disos mengakui ada kelalaian pihaknya. Sehingga sedikitnya 40 paket sembako yang diberikan kepada Pertuni Kota  Mataram, kualitasnya tidak baik. Stok sembako di gudang Dinsos saat ini merupakan sisa stok bantuan bulan Desember 2019. Stok sembako ini seharusnya tidak boleh didistribusikan.

‘’Memang Pertuni meminta bantuan sembako untuk anggotanya. Namun kami sudah beritahu bahwa stok yang ada stok lama, kurang baik. Tapi apapun itu, sembako yang sempat diberikan 31 Maret tersebut, akan ditarik atau diganti,’’ ucapnya.

Sebelumnya,  Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd  mengingatkan seluruh jajarannya untuk memperhatikan kualitas bahan pokok atau produk bantuan sosial yang akan diberikan kepada masyarakat.

‘’Apapun alasannya, bantuan makanan atau sembako yang diberikan ke masyarakat harus berkualitas baik. Tidak kadaluarsa. Ini harus di perhatikan sekali,’’ ujarnya mengingatkan.

Sebelumnya, sembako bantuan  sempat diberikan petugas gudang bantuan Disos NTB ke para anggota Pertuni Kota Mataram. Bantuan 40 paket sembako  tersebut berisi gula, beras,minyak goreng dan mie instan dan garam. (nas)