Disnakertrans NTB Apresiasi Hadirnya Perumahan bagi Pekerja

0
Kadisnakertrans NTB, Gde Putu Ariyadi, foto bersama usai sosialisasi MLT Perumahan Pekerja bagi Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Hotel Aruna Senggigi, Selasa, 25 Januari 2022. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Perhatian pemerintah Provinsi NTB semakin dirasakan para pekerja. Hal ini dengan hadirnya program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Pekerja bagi Peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Program yang merupakan inovasi pelayanan yang disediakan oleh BP Jamsostek bekerja sama dengan lembaga perbankan.

IKLAN

Dampaknya, memberikan kemudahan bagi pekerja, tidak hanya yang belum memiliki rumah untuk bisa punya rumah sendiri, juga mewujudkan impian pekerja yang ingin merenovasi rumahnya.

‘’Ini adalah kemudahan yang luar biasa dalam upaya mewujudkan kesejahteraan bagi pekerja,’’ ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) NTB I Gede Putu Aryadi, S.Sos, MH.

Hal itu disampaikan saat memberikan sambutan pada acara sosialisasi MLT Perumahan Pekerja bagi Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Hotel Aruna Senggigi, Selasa, 25 Januari 2022.

Dalam mewujudkan masyarakat NTB yang sejahtera dan mandiri sesuai dengan visi misi pemerintah Provinsi NTB, pihaknya terus berupaya melakukan program yang bernilai positif salah satunya melalui program MLT Perumahan Pekerja.

Masyarakat yang sejahtera adalah orang yang bekerja dan dengan penghasilannya tidak hanya bisa menghidupi keluarga, tetapi juga bisa memiliki rumah.

“Salah satu tolok ukur masyarakat yang sejahtera adalah memiliki rumah. Sungguh sengsara memiliki keluarga, tetapi tidak memiliki rumah,” ujar Gede.

Hasil survei BPS menunjukkan bahwa tingkat kebahagiaan di NTB masih rendah. Bisa jadi salah satu indikatornya adalah banyak pekerja yang belum memiliki rumah.

“Saya berharap dengan adanya program MLT Perumahan Pekerja dapat menaikkan tingkat kebahagiaan di Provinsi NTB,” ujar Gede.

Dengan menjadi peserta BPJamsostek pekerja tidak hanya mendapat Jaminan Hari Tua (JHT), jaminan kesehatan, tetapi juga bisa memiliki rumah yang layak dalam membangun keluarga yang bahagia dan sejahtera.

Mengakhiri sambutannya, Gede mengatakan inovasi tanpa adanya sosialisasi dan edukasi dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Mudah-Mudahan program ini dapat berjalan dan pekerja terutama pekerja di sektor bawah mendapatkan fasilitas kredit rumah dengan bunga yang sangat ringan, sehingga NTB Gemilang sesuai visi misi pemerintah dapat segera terwujud,” pungkas mantan Kepala Dinas Kominfotik NTB ini.

Kesempatan  sama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang NTB Adventus Edison Souhuwat mengatakan, MLT Perumahan peruntukannya kepada pekerja yang terdaftar sebagai anggota BPJamsostek. Peserta Jamsostek yang lolos verifikasi program MLT Perumahan Pekerja sebanyak 61.000 orang dan tersebar di 10 kabupaten/kota di Provinsi NTB.

“Dengan adanya MLT Perumahan yang bekerjasama dengan berbagai pihak, kita berharap kedepannya bisa mewujudkan keinginan pekerja agar memiliki rumah di hari tuanya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bank BTN Cabang Mataram Yusuf Sadeli menyampaikan BTN sudah bekerja sama dengan BPJamsostek sejak tahun 2017 tentang MLT.

Program memiliki rumah ini sebagai wujud pencapaian satu juta rumah bagi masyarakat Indonesia. “Saya berharap program MLT di wilayah NTB ini dapat berjalan lancar sesuai dengan daerah lainnya yang sudah menjalankan program ini,” ujar Yusuf.

Jenis MLT Perumahan kerjasama antara Bank BTN dengan BP Jamsostek antara lain KPR, Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP), Pinjaman Renovasi Perumahan (PURP), dan Kredit Konstruksi (KK). (r)