Disnakertrans Dompu Belum Dapat Kabar PMI Diduga Terlantar di Arab Saudi

Abdul Syahid. (Suara NTB/Jun)

Dompu (Suara NTB) – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Dompu, belum mendapat kabar terbaru dari KBRI untuk Arab Saudi. Terkait perkembangan pencarian Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang diduga terlantar, yakni Nurmi asal Desa Sawe Kecamatan Huu.

Kadisnakertrans Dompu, Abdul Syahid, SH., dikonfirmasi Suara NTB menjelaskan, pasca diadukannya dugaan penelantaran PMI oleh oknum majikan di Arab Saudi itu, pihaknya sudah melakukan upaya pencarian seperti berkoordinasi dengan BP3TKI Mataram. Termasuk pada perwakilan PJTKI yang memberangkatkannya di daerah. “Sampai hari ini kita masih belum dapat kabar dari KBRI soal keberadaan PMI yang kabarnya ditelantarkan itu,” terangnya.

Iklan

Kendati belum mendapat kabar dari KBRI, pihaknya terus berusaha mencaritahu kebaradaan yang bersangkutan. Bahkan dengan cara mengontak langsung PMI yang kini berada di Arab Saudi. Namun demikian, kabarnya mereka terhambat oleh pandemi Covid-19.

Atas kondisi tersebut, Abdul Syahid meminta keluarga untuk tetap bersambar menunggu perkembangan hasil pencarian. Prinsipnya, Disnakertrans akan tetap berusaha menemukan Nurmi, apakah dalam kondisi terlantar serta mengalami gangguan jiwa atau masih bekerja dengan majikan. “Intinya kami tetap telusuri kasus ini, cuma memang sekarang agak sedikit terhambat karena Covid-19. Mungkin demikian juga yang dialami pihak KBRI di Arab Saudi,” tandasnya.

Informasi yang dihimpun Suara NTB sebelumnya, PMI yang berangkat dan hilang kotak sejak tahun 2009 itu, diduga sudah mengalami gangguan mental karena penyekapan oleh majikan. Hal tersebut diketahi berdasarkan pengaduan pihak keluarga bersama Camat Huu beberapa waktu lalu. Untuk memastikan kebenaran Disnakertrans menunggu hasil peninjauan dari KBRI di Arab Saudi. (jun)