Diskop UKM Tunjuk 10 Koperasi Berprestasi di Dompu

M. Rafii dan Jubaidah (Suara NTB/ula)

Dompu (Suara NTB) – Dinas Koperasi Usaha Kecil menengah Kabupaten Dompu menetapkan 10 koperasi berprestasi tahun 2018. Koperasi berprestasi ini adalah mereka yang konsisten melakukan rapat anggota tahunan (RAT), omzetnya terus mengalami peningkatan, administrasinya lengkap dan melakukan kegiatan sesuai undang – undang koperasi No 25 tahun 1992.

Plt. Kepala Dinas Koperasi UKM Kabupaten Dompu, Drs. H. Rifaid, M.Pd melalui kepala bidang Pembinaan Koperasi, Drs M Rafii di ruang kerjanya, Rabu, 28 November 2018 mengungkapkan, pada 2018 ini pihaknya untuk pertama kali memberikan penghargaan terhadap koperasi yang konsisten melakukan kegiatan sesuai dengan undang – undang koperasi No 25 tahun 1992.

Iklan

Kendati penghargaan yang diberikan baru sebatas piagam penghargaan, namun apresiasi ini mendapat sambutan yang luar biasa dari para koperasi yang ada. “Kita baru bisa memberi sertifikat, tapi itu justru disambut positif dari koperasi yang ada sebagai bentuk pengakuan dari pemerintah,” ungkap Rafii.

Penilaian koperasi berprestasi kata Jubaidah, S.Sos kepal seksi kelembagaan koperasi, adalah mereka yang secara rutin melakukan RAT pada rentang waktu 1 Januari – 31 Maret setiap tahun. Omzet koperasi ini terus berkembang pesat dari tahun ke tahun hingga mencatatkan aset hingga miliaran, serta didukung dengan pengadministrasian keuangan serta kegiatan usahanya secara tertib. “Intinya mereka menjalankan kegiatan sesuai undang – undang koperasi,” tegas Jubaidah.

Penentuan 10 koperasi terbaik, lanjut Jubaidah, tidak mudah di tengah 303 koperasi di Kabupaten Dompu. Tapi tidak semua koperasi tersebut aktif. Hasil pendataan dan pembinaan yang dilakukan pihaknya, ada 144 koperasi yang aktif dan 159 koperasi tidak aktif.

Kesepuluh koperasi terbaik yang ditetapkan melalui SK Kepala Dinas Koperasi UKM nomor 060/214/Diskop&UKM/2018 dan ditandatangani langsung oleh Drs H Rifaid, M.Pd adalah KPRI Sehat kelurahan Bada, Primkoppol milik anggota Polres Dompu, KPRI Hutan Makmur di Dorotangga, KPRI Amanah Kecamatan Pajo, KPRI Usaha Bersama Kecamatan Woja, KSP Samakai kelurahan Simpasai, KSU Lespel Kelurahan Bali 1, KPRI Sejahtera Kecamatan Kilo, Primer Koperasi Kartika Nasional milik anggota Kodim Dompu, dan Koppas Dompu di Kelurahan Bada Dompu.

  Kasus Buku Kemenag NTB, Penyidik Klarifikasi Maraton Kepala Madrasah

Jubaidah juga mengungkapkan, pada tahun 2018 ini terdapat 5 koperasi baru yang sudah memiliki badan hukum. Diantaranya Koperasi Syariah Mitra Karya Mandiri Dompu, Koperasi Nelayan Nisa Rate Jaya, Koperasi Konsumen Data Tani Sejahtera, Koperasi Wadu Wera Jaya, dan Koperasi Konsumen Terpijar Maju Sejahtera. “Selain 5 koperasi yang sudah memiliki badan hukum itu, masih ada koperasi lain yang juga diajukan,” kata Jubaidah. (ula/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here