Disimpan Dalam Selangkangan, Warga Aceh Selundupkan Sabu ke Lombok

Mataram (Suara NTB) – Warga Aceh, MR alias RZ (25) ditangkap polisi di Lombok International Airport, Praya, Lombok Tengah. Pemuda tak lulus SD itu menyelundupkan sabu seberat 174,24 gram. Sabu disimpan di dalam selangkangannya.

Kasubdit I Ditresnarkoba Polda NTB, AKBP Cheppy Ahmad Hidayat, Jumat, 9 Februari 2018 menerangkan, tersangka diduga sebagai kurir narkoba berdasarkan modus yang dijalankannya.

Iklan

“Perannya sebagai kurir. Dia diupah Rp 5 juta untuk mengirimkan sabu ini dari Aceh ke seorang penerima di Mataram,” ujarnya didampingi Kabid Humas, AKBP Tri Budi Pangastuti.

Tersangka MR menyimpan sabu di dalam selangkangannya. Dua poket sabu direkatkan di sisi celana dalam menggunakan plester luka.

Masing-masing poket beratnya 90,48 gram dan 83,76 gram sehingga total beratnya mencapai 174,24 gram. “Dia baru pertama kali ke Lombok. Dia disuruh membawa pesanan sabu untuk seseorang berinisial W di Mataram,” beber Cheppy.

Sabu senilai Rp 300 juta itu dibawa tersangka yang menumpang pesawat Batik Air rute Banda Aceh-Jakarta-Lombok pada Sabtu, 3 Februari 2018. Dia tiba di LIA pukul 21.00 Wita.

Setengah jam kemudian dia diciduk tim Subdit I Ditresnarkoba di halte bandara. “Kita memang ada info bahwa akan ada pengiriman dari Aceh menuju Mataram,” jelasnya.

Tim di lapangan, kata dia, menemukan kesulitan sebab tersangka selalu lolos pintu pemeriksaan penerbangan domestik. Sabu yang disimpan di selangkangan tak terdeteksi alat keamanan bandara.

Selain sabu, diamankan juga barang bukti uang tunai Rp 550 ribu, dompet, ponsel, dan boarding pass atas nama tersangka.

Tersangka yang beralamat di Desa Lagang, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, NAD itu dikenakan pasal 114 ayat 2 dan atau pasal pasal 112 ayat 2 UU RI No 35/2009 tentang narkotika.

“Ancaman pidananya penjara 20 tahun atau seumur hidup sampai hukuman mati,” tutup Cheppy. (why)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here