Dishubkominfo Pesimis Target Retribusi Parkir Tercapai

Mataram (suarantb.com) – Realisasi retribusi parkir Kota Mataram baru mencapai sekitar 60 persen hingga saat ini. Pencapaian ini dinilai masih jauh dari target retribusi parkir yaitu Rp 2 miliar di tahun ini. Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Mataram pesimis target bisa dicapai hingga akhir 2016 ini, mengingat pergantian tahun tinggal beberapa bulan lagi.

Demikian disampaikan Kepala Dishubkominfo Kota Mataram, H. Khalid, Senin, 24 Oktober 2016. Ia mengatakan, dari tahun ke tahun, retribusi parkir tidak pernah bisa tercapai. Menurutnya, hal ini terjadi akibat target retribusi parkir terus dinaikkan setiap tahunnya. Sementara target di tahun sebelumnya tak pernah tercapai.

Iklan

“Bagaimana mau tercapai, dari target Rp 800 juta kita bisa mencapai Rp 700 juta. Naik (target) menjadi Rp 1 miliar dan kita capai Rp 900 juta, kemudian naik menjadi Rp 1,3 miliar,” paparnya. Menurutnya, target-target sebelumnya harus bisa dicapai dahulu sebelum kebijakan target dinaikkan.

Kendati kenaikan target tersebut pun melalui kajian-kajian data parkir yang ada di Kota Mataram, namun tugas Dishubkominfo tidak hanya berkisar pada target retribusi parkir. Dishubkominfo harus memenuhi kebutuhan-kebutuhan administrasi perparkiran, seperti tanda pengenal (ID Card) dan pembinaan juru parkir (jukir), hingga penyediaan rompi jukir yang resmi.

Ia menginginkan target retribusi parkir dinaikkan secara bertahap setelah pencapaian target di tahun sebelumnya bisa terpenuhi hingga seratus persen. Dengan demikian, target lebih memungkinkan untuk dicapai.

“Kita capai dulu Rp 1,3 miliar baru naik ke Rp 2 miliar, jadi kan naik kelas. Tapi ini kita ketinggalan terus,” ujarnya.

Pada 2017 mendatang, urusan perparkiran Kota Mataram akan dilaksanakan sepenuhnya berdasarkan Perda Nomor 7 Tahun 2015. Akan ada perubahan peraturan setoran jukir yang semula 70:30, menjadi sepenuhnya diserahkan kepada Dishubkominfo. Sementara itu para jukir akan digaji Pemkot Mataram. (rdi)