Direksi Baru PDAM Amerta Dayan Gunung Dilantik

Bupati KLU H. Djohan Sjamsu melantik direksi baru PDAM Amerta Dayan Gunung, Kamis, 27 Mei 2021. (Suara NTB/ist)

Tanjung (Suara NTB) – Bupati Kabupaten Lombok Utara (KLU), H. Djohan Sjamsu, S.H., melantik direksi (Direktur dan Dewan Pengawas) baru PDAM Amerta Dayan Gunung, Kamis, 27 Mei 2021. Dari masing-masing tiga orang rekomendasi tiap posisi, bupati dengan kewenangannya memilih 2 orang figur untuk mengisi direksi.

Jabatan Direktur PDAM dipercayakan kepada Firmansyah, ST., yang sebelumnya menjabat Manajer Teknik di PDAM. Sedangkan jabatan Dewan Pengawas, dipercayakan kepada H. Simparudin, SH, yang saat ini menjabat sebagai Staf Ahli pada Setda KLU.

Iklan

Kedua figur termasuk memiliki pengalaman dalam proses pelayanan PDAM. Firman bekerja di PDAM sejak PDAM di Tanjung masih bernaung di bawah kendali PDAM Giri Menang Mataram. Firman juga pernah menjabat sebagai Kepala Cabang Kayangan pada PDAM KLU (sebelum ganti nama menjadi Amerta Dayan Gunung).

Sedangkan Simparudin, duduk di PDAM dan Pemerintahan Lombok Utara dilalui dengan dinamika naik-turun. Ia pernah menjabat sebagai Dewan Pengawas PDAM periode 2016 (saat itu Dewan Pengawas terdiri atas 3 orang). Pernah menjabat sebagai Asisten, pun diberhentikan dari ASN dan diangkat kembali melalui proses Peninjauan Kembali (PK).

Pelantikan dan pengambilan sumpah Direktur dan Dewan Pengawas, tertuang dalam SK KPM Perumda Air Minum Amerta Dayan Gunung Nomor 800.13 tahun 2021 tentang Pengangkatan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum Amerta Dayan Gunung masa jabatan 2021-2026 dan SK Nomor 800.12 tahun 2021 tentang Pengangkatan Ketua Dewan Pengawas Air Minum Amerta Dayan Gunung masa jabatan 2021-2025.

“Saya berharap direktur yang baru agar dalam menyelenggarakan pengelolaan, dan pembinaan perusahaan harus berdasarkan prinsip dan asas ekonomi yang sehat,” ujar Djohan.

Bupati mengingatkan, PDAM agar mengelola keuangan PDAM secara akuntabel. Hal ini tidak lain karena sumber keuangan PDAM adalah uang rakyat.

Demikian pula, Dewan Pengawas PDAM yang ditunjuk agar berperan aktif melaksanakan tugas dan fungsi secara baik dan benar. Dewan Pengawas penting sebagai representasi Pemda yang berwenang memberi saran dan pertimbangan konstruktif untuk peningkatan kualitas layanan air bersih.

“Dalam beberapa tahun ini, saya melihat kondisi keuangan menurun, pendapatan juga menurun. Ini merupakan tantangan dari Direktur dan Dewan Pengawas, bagaimana mengelola dengan lebih baik lagi,” katanya mengingatkan.

“Saya yakin dan percaya, saudara bisa memimpin dan mengelola Perumda secara bersama, agar mampu mengemban tugas-tugas dengan baik dalam rangka percepatan pembangunan daerah ini,” tutupnya.

Usai dilantik, Direktur PDAM Amerta Dayan Gunung, Firmansyah, ST, kepada wartawan mengatakan bahwa tiap jabatan yang diberikan adalah amanah. Dirinya pada posisi itu, akan bekerja dengan baik sesuai tugas dan kewajiban yang melekat.

“Setelah dilantik, kami akan rapat koordinasi internal dulu dengan dewan pengawas, agar manajemen lebih solid dan kompak untuk melaksanakan program yang telah direncanakan,” ucapnya singkat.

Untuk diketahui, pelantikan Direksi PDAM dihadiri antara lain, Wakil Bupati, Danny Karter Febrianto Ridawan, ST. M.Eng, Penjabat Sekda, Drs. H. Raden Nurjati, Perwira Penghubung Dandim 1606/Lobar, Mayor Infantri Sulistyo Catur Purnama, Wakapolres Lombok Utara, Kompol Setia Wijatono, SH, serta para kepala OPD. (ari)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional