Diprotes, Proyek Parkir Dishub Lotim di Pantai Ekas

Proyek penataan parkir di Pantai Ekas yang diprotes. (Suara NTB/ist)

Selong (Suara NTB) – Proyek penataan kawasan parkir di Pantai Ekas Desa Ekas Buana Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dinilai asal-asalan. Program pemerintah itu dikatakan tanpa sosialisasi terlebih dulu dengan masyarakat sekitar.

Hal ini dikemukakan pemilik Panorama Cottage, Rut Romiyati kepada Suara NTB, Senin, 23 Agustus 2021. Diakuinya, saat ini sedang berlangsung proses pembongkaran lahan tepat di depan hotelnya.  Menurutnya, atas nama warga masyarakat pihaknya tidak menolak proyek pembangunan pemerintah. Akan tetapi sangat  disayangkan, tidak ada koordinasi dan perencanaan matang dan mengikutsertakan pihak yang ahli.

Iklan

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perhubungan Lotim, Purnama Hadi saat dikonfirmasi terpisah mengatakan pembangunan areal parkir itu sudah terencana lama. Tempat yang dibangun pun merupakan sempadan pantai.  Proyek senilai Rp 500 juta itu katanya baru dimulai “Sekarang itu sedang pemasangan patok,” sebutnya.

Dalam hal ini, pihaknya langsung  melihat kondisi riil di lapangan dan memastikan pelaksanaannya berjalan lancar.   “Itu rencana sebagai tempat areal parkir mobil dan sepeda motor pengunjung ke Pantai Ekas, lokasinya merupakan daerah sempadan pantai, bukan membangun di dalam rumah warga,”  tegasnya. (rus)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional