Diperiksa sebagai Tersangka, Bupati Dompu Tak Hadir dengan Alasan Sakit

Mataram (suarantb.com) – Kasus honorer K2 memasuki babak baru menyusul ditetapkannya Bupati Dompu, H. Bambang M. Yasin sebagai tersangka oleh Polda NTB. Hari ini Jumat, 19 Mei 2017 rencananya Bupati yang akrab disapa HBY itu akan hadir memenuhi panggilan penyidik. Namun dalam pemeriksaan pertamanya sebagai tersangka, HBY tak dapat memenuhi panggilan penyidik karena sedang dalam keadaan sakit.

Menurut Kabid Humas Polda NTB, AKBP Tri Budi Pangastuti, kuasa hukum HBY telah mengirimkan surat atas ketidakhadiran kliennya. Dalam surat tersebut dinyatakan tersangka berhalangan hadir karena sedang sakit.
Surat tersebut dilengkapi dengan keterangan dokter dan disampaikan kuasa hukum hari rabu. “Dari rumah sakit di Sentul,” kata Tri saat dikonfirmasi, Jumat, 19 Mei 2017.

Iklan

Menurut Tri, seharusnya pemeriksaan dilakukan hari ini. Bahkan pemeriksaan dapat dilakukan sampai pukul 24.00 Wita. Namun ternyata kuasa hukum menyampaikan bahwa HBY dalam keadaan sakit.

Tri kembali menegaskan bahwa pemanggilan Bupati Dompu terkait statusnya sebagai tersangka. Terkait penetapan tersangka, Tri menyatakan kali ini baru satu tersangka yang diperiksa. “Untuk yang hari ini, itu saja,” jelas Tri.

Tri menambahkan, penyidik akan segera mengeluarkan surat pemanggilan kedua. Terkait waktu pemeriksaan kedua, Tri mengatakan akan dilakukan dalam waktu dekat. “Segera, dalam waktu dekat,” pungkasnya. (bur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here