Diperiksa Polda NTB, Baiq Nuril Didampingi LPSK

Baiq Nuril Makun (kanan) ketika hendak menjalani  pemeriksaan di Subdit IV Ditreskrimum Polda NTB didampingi Sulistiningtiyas dari LPSK. (Suara NTB/ars)

Mataram (Suara NTB) – Baiq Nuril Maknun (26) diperiksa sebagai saksi pelapor  Jumat, 23 November 2018 kemarin di Polda NTB. Dalam pemeriksaan itu Nuril didampingi tim dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), sebab dikhawatirkan ada ancaman dan intimidasi.

Nuril tiba sekitar pukul 14.00 Wita didampingi koordinator kuasa hukumnya Joko Dumadi, SH.,MH, anggota Yan Mangandar Putra, SH.,MH, Hendro Purba, SH. Tiga orang dari LPSK , masing-masing Hasto Atmojo Suryo, Amalia Mahsunah dan Sulistiningtiyas.  Pemeriksaan berlangsung di Subdit IV Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Ditreskrimum Polda NTB.

Iklan

Anggota tim LPSK, Sulistiningtiyas mengungkapkan pendampingan itu atas permintaan kuasa hukum Nuril dengan beberapa pertimbangan. Seperti soal keselamatan dan jaminan terpenuhi hak- haknya sebagai korban sekaligus pelapor.

‘’Hari ini (kemarin), kami ingin tahu, koordinasi-koordinasi dan proses  penanganan kasusnya seperti apa. Kami ingin memamastikan apakah kehadiran Ibu Nuril ini hak-haknya sebagai pelapor dan korban terpenuhi,’’ demikian Sulistiningtiyas.

Sulistiningtiyas pun masuk ke ruang pemeriksaan mendampingi Nuril.

Sementara Joko Dumadi membeberkan beberapa alasan permintaan pendampingan LPSK. Pertama, posisi Nuril sangat lemah. Selain dipecat oleh H.M mantan atasannya di SMAN 7 Mataram, juga sebagai korban dugaan pelecehan seksual dilakukan oleh orang yang sama.

‘’Ada perlakuan tidak adil, dia dipecat. Sementara di sisi lain, karir pelaku (M, red) lebih moncer. Itu alasan untuk permohonnan perlindungan LPSK,’’ ujarnya. Ada kekhawatiran H.M yang memegang kendali di pemerintahan, melakukan tindakan yang membahayakan Nuril.

Sementara hanya Nuril yang dimintai pendampingan. Namun tidak menutup kemungkinan saksi- saksi lainnya akan dilindungi juga. Tergantung sejauh mana kebutuhan penyidik untuk melengkapi kesaksian pelapor sekaligus korban Nuril.

Joko mengaku mengetahui ada beberapa rekan Nuril yang sangat dibutuhkan sebagai saksi. Salah satunya L, yang juga pernah menjadi pegawai di SMAN 7.

‘’Ada beberapa orang yang belum berani menjadi saksi karena khawatir. Jika mereka mau, makan akan didampingi LPSK,’’ ujarnya.

Terpisah Kabid Humas Polda NTB, AKBP I Komang Suartana, SIK membenarkan pemeriksaan Nuril siang kemarin. ‘’Dia diperiksa sebagai saksi pelapor hari ini,’’ kata Kabid Humas. Materi pemeriksaan terkait dengan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan H.M terhadap korban Nuril.

‘’Pemeriksaan hari ini sesuai rencana, meminta keterangan apa  yang dilaporkan korban terkait kasus pelecehan seksual,’’ kata  Komang Suartana.

Selain Nuril, sehari sebelumnya sudah diperiksa dua orang saksi yang tidak lain rekan kerja Nuril semasa mengabdi di SMAN 7 Mataram. Saksi itu Husnul Aini dan Landriadi.  ‘’Mereka diperiksa Kamis kemarin,’’ sebutnya.

Selanjutnya, menurut Kabid Humas masih ada pemeriksaan saksi tambahan. Setelah dirasa lengkap, maka akan dilanjutkan dengan pemanggilan terlapor H. M. (ars)