Diperiksa Empat Jam, Ketua Parfi Berpotensi Jadi Pengedar Narkoba

Mataram (suarantb.com) – Ketua Umum Parfi berinisial GB berpotensi statusnya berubah menjadi pengedar. Hal tersebut berdasarkan proses pemeriksaan yang dilakukan Direktorat Narkoba Polda NTB, Rabu 14 September 2016.

Kasubdit II Ditresnarkoba Polda NTB, AKBP Cheppy Ahmad Hidayat mengatakan status GB bisa saja dinaikan menjadi pengedar jika berdasarkan pemeriksaan lanjutan terbukti GB mengedarkan narkoba di kalangan artis yang menjadi anggota padepokannya. Sebelumnya status GB masih sebagai pengguna.

Iklan

“Belum kita sampai ke sana. Tapi bisa saja terjadi apabila pengembangan kelanjutannya nanti bisa (terbukti). Karena saksi belum seluruhnya (diperiksa),” ujar Cheppy seusai memeriksa GB.

GB dan sang istri berinisial DA ditahan di ruang tahanan Mapolda NTB. Namun guna proses pemeriksaan, GB dan DA diperiksa Direktorat Narkoba Polda NTB. GB ditanyai sebanyak 26 pertanyaan, sementara sang istri DA sebanyak 24 pertanyaan.

Penyidik kepolisian menelusuri perkembangan asal-usul narkoba yang dibawa keduanya. Namun hasil penelusuran tersebut tidak dibeberkan pihak penyidik. “Kita tidak dapat menyampaikan. Karena nanti pengembangan bisa terhambat,” ucapnya.

GB dan DA diperiksa mulai pukul 10.00 Wita. Pemeriksaan berlangsung selama empat jam. Pukul 14.00 Wita GB dan DA diantar kembali ke ruang tahanan Mapolda NTB. Keduanya akan ditahan di Polda sampai berkas keduannya dilimpahkan ke Kejaksaan. (szr)