Dinsos KLU Usulkan Tambahan DTKS 13.491 KPM

Kadis Sosial PPPA KLU H. Faisol mengawal distribusi beras PKH dan BST di masa PPKM. (Suara NTB/ist)

Tanjung (Suara NTB) – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Lombok Utara (KLU) mengusulkan tambahan DTKS sebanyak 13.491 kepala keluarga (KK). Tambahan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) tersebut tidak lepas dari situasi dan kondisi warga KLU yang cukup kesulitan akibat dampak gempa dan pandemi Covid 19.

“Kemungkinannya akan ada tambahan DTKS sebanyak 13.491 KPM (Keluarga Penerima Manfaat). Kalau data usulan disetujui, total KPM se-kabupaten nantinya akan menjadi 40.321 KPM,” ujar Kepala Dinsos PPPA KLU, H. Faisol, Kamis, 29 Juli 2021.

Iklan

Ia menyebutkan, data KPM di KLU saat ini sejumlah 26.830 KPM. Terdiri atas KPM PKH (Program Keluarga Harapan) 22.657 keluarga, dan KPM BST (Bantuan Sosial Tunai) sebanyak 4.173 keluarga.

“Mudah-mudahan disetujui. Karena dari evaluasi lapangan, penerima PKH ada yang sukses memperbaiki ekonomi dan berhasil menguliahkan anaknya dari program tersebut,” sebutnya.

Di tengah pandemi yang masih berlangsung, Faisol mengimbau kepada masyarakat untuk disiplin menerapkan 5M. Penting kata Faisol, mobilitas dan kerumunan masyarakat dijaga sesuai arahan pemerintah agar kasus Covid di daerah tidak semakin bertambah.

Pemerintah pusat sendiri, diketahui sudah mengalokasikan anggaran untuk mengintervensi PPKM Darurat yang masih berlaku di sejumlah daerah. Secara nasional, tercatat bantuan beras dalam program Kartu Sembako dan BST menyasar 28,8 juta keluarga dengan pagu anggaran mencapai Rp 3,58 triliun.

Pantau Distribusi Beras PPKM

Seiring kebijakan pemerintah untuk menanggulangi dampak pandemi, beras bantuan pemerintah kepada KPM PKH dan BST didistribusikan Kamis, 29 Juli 2021. Beras yang disalurkan jenis medium yang didatangkan langsung dari gudang Bulog Divre NTB.

Kadis Sosial PPPA KLU tampak mengawal pembagian beras di masyarakat mulai dari Bayan. Berdasarkan pantauan, pembagian berjalan lancar, aman dan tetap dengan protokol kesehatan. “KPM PKH dan BST mendapat alokasi beras masing-masing 10 kg. Alhamdulillah berjalan lancar,” imbuhnya. (ari)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional