Dinilai Kurang, Komitmen Pemkot Mataram Jadikan Pasar Kebon Roek Objek Wisata

Mataram (suarantb.com) – Kepala Dinas Pariwisata NTB, H. Lalu Muh. Faozal menyatakan komitmen Pemkot Mataram untuk menata Pasar Kebon Roek masih kurang. Ini dibuktikan dengan kondisi pasar yang masih belum tertata rapi, kotor dan becek.

“Saya sudah coba bicara, tapi mereka tidak terlalu ini (menanggapi) dengan itu. Saya rasa komitmennya belum sampai ke situ. Coba sekarang kita lihat, itu tempatnya masih kotor, becek, ndak karuan,” ujarnya.

Iklan

Diakui Faozal, potensi wisata yang dimiliki Kebon Roek cukup besar. Lokasinya di jalur menuju Senggigi juga sangat menguntungkan. Jika ditata dengan baik, bisa dipastikan wisatawan akan mampir ke sana.

“Itu kan letaknya di jalur yang dilalui wisatawan kalau mau ke Senggigi atau kemana. Pasti kalau dia lihat menarik, pasti ada wisatawan yang datang,” ujarnya.

Untuk menarik wisatawan, yang perlu dilakukan Pemkot Mataram ialah penataan supaya Kebon Roek bisa menjadi pasar tradisional yang representatif dan bersih. Sehingga wisatawan merasa nyaman untuk berkunjung dan berbelanja.

“Coba sekarang saya tanya, kota itu destinasinya apa? Coba Kebon Roek ditata dengan baik, kalau duit saya kira butuh berapa sih. Cuma kembali ke komitmennya saja,” katanya. “Karena kita ingin ada yang menarik lah dari destinasi di kota ini. Kalau kita mau perbaiki, pasti ada jalan keluar, toh ada pemerintah yang membantu,” lanjutnya.

Selain kotor, cidomo yang mangkal di depan pasar juga menganggu pengguna jalan. “Cidomo di sana ndak karuan, kotoran kuda dimana-mana. Jadi sekarang gimana wisatawan mau kesana,” tandasnya.

Dikonfirmasi perihal ini, Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, H. Abdul Latif Nadjib mengaku saat ini dinasnya hanya menata objek wisata religi, situs, dan pantai. Menurutnya Pasar Kebon Roek belum memenuhi standar Sapta Pesona wisata. Ada beberapa item penting yang harus diperhatikan.

“Sapta pesona seperti keamanan, ketertiban, kebersihan, keindahan dan item lainnya harus diperhatikan,” jelasnya kepada suarantb.com, Rabu, 22 Februari 2017. Menjadikan Kebon Roek sebagai salah satu tujuan wisata di Mataram menurutnya bukan hanya peran Dinas Pariwisata, melainkan juga Dinas Perdagangan dan Dinas Perhubungan Kota Mataram. (ros/anh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here