Dinding Kolam Jebol, Murid SD di Lotim Meninggal Tertimbun

Ilustrasi Meninggal Dunia

Selong (Suara NTB) – Nasib naas menimpa seorang murid kelas lima Sekolah Dasar (SD), Baiq Nuri Altofun Nisa (10) saat sedang mencuci bersama ibunya  Nurhidayati (38) asal Dusun Pengenjuk Desa Gunung Rajak Kecamatan Sakra Barat. Ia meninggal tertimbun reruntuhan kolam yang tepat berada di atasnya pada akhir pekan kemarin.

Kejadian itu bermula ketika korban bersama ibunya sedang mencuci di kolam milik tetangganya atas nama  Mustika, yang lokasinya berada di samping atas rumah korban. Pada saat itu, korban sedang mencuci di bawah dinding kolam sekitar pukul 14.10 wita. Namun tak disadari masuk air rembesan dari sawah di samping kolam, sehingga air kolam meluap melalui pipa pembuangan ukuran 4 inch. Berselang sekitar 25 menit, dinding kolam jebol, sehingga korban tertimpa reruntuhan tembok kolam, sedangkan ibu korban  hanyut oleh derasnya air kolam yang jebol.

Iklan

Atas kejadian ini, adik korban yaitu Lalu Naufal membangunkan ayahnya yang sedang tidur siang, jika sedang terjadi banjir di belakang rumah akibat dinding kolam jebol yang kemudian langsung terbangun dan menuju lokasi belakang rumah. Ayah korban terkejut ketika melihat buah hati perempuannya sudah dalam kondisi tertimbun oleh reruntuhan dinding kolam.

Korban yang saat itu masih dalam kondisi hidup langsung dilarikan ke Puskesmas Rensing untuk mendapat pertolongan medis. Sayangnya, pihak Puskesmas Rensing setelah dilakukan pemeriksaan menyatakan jika korban sudahmeninggal dunia.

Kapolsek Sakra Barat, Ipda. Saeful Hadi,S.Sos, mengatakan jika antara korban dan pemilik kolam sudah dilakukan mediasi. Orang tua korban menerima musibah ini secara Ikhlas dan tidak mengajukan keberatan melalui proses hukum dan menolak untuk dilakukan autopsi. Orang tua korban menerima bahwa kejadian tersebut merupakan musibah yang harus diterima dengan penuh kesabaran.

  Lotim Belum Dapat Uang Wisata Pusuk

Jenazah korban dimakamkan langsung dimakamkan pada, Minggu tanggal 28 Juni 2020 pukul12.30 wita (Ba’da Sholat Zuhur) di pekuburan keluarga di Karang Asem Dusun Dasan Tengak Desa Montong Beter. “Orang tua korban sudah membuatkan surat pernyataan untuk tidak akan menempuh jalur hukum,” terangnya. (yon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here