Dinas PU Respon Keluhan Jalan Rusak Melalui Portal NTB Care

Kondisi jalan rusak di Kecamatan Labangka yang dilaporkan warganet. Foto : ntbcare

Mataram – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merespon keluhan masyarakat terkait keluhan jalan rusak.

Keluhan disampaikan pekan lalu oleh netizen, kerusakan jalan di ruas Labangka – Suka Mulya Kecamatan Labangka Kabupaten Sumbawa.

Iklan

Jalan tersebut rusak parah karena intensitas hujan yang cukup besar dan aliran air yang cukup deras. Jalan tersebut merupakan akses sangat vital serta sangat dibutuhkan dalam menunjang perekonomian masyarakat karena menghubungkan Desa Labangka dan Desa Suka Mulya.

“Mohon dapat menjadi perhatian, mengingat ruas Jalan terebut baru dibangun tahun 2020 kemarin,” demikian tulis akun tersebut.

Atas posting itu, adminpersandian merespon dengan meneruskan ke instansi terkait.

Dalam waktu cepat, Dinas PU kemudian merespon. “Terimakasih atas laporannya. Tim dari Dinas PUPR Provinsi NTB secepatnya akan melakukan pengecekan ke lapangan,” jawab admin Dinas PU.

Sebelumnya, lewat portal yang sama, Pemerintah Provinsi NTB merespon cepat setiap laporan dan keluhan masyarakat. Termasuk pengaduan dan laporan masyarakat, runtuhnya jembatan Bengkang Buwun Mas Sekotong, melalui laman resmi pengaduan NTB Care.

“Jembatan Bengkang Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong yang runtuh pada hari Jum’at 12 November 2021 dan hanyut pada Sabtu, mulai dibangun,” kata Kadis PUPR Provinsi NTB, Ir. H. Ridwansyah, Senin 22 November 2021 di Mataram.

Dijelaskan Kadis PUPR, bahwa secara teknis proses pembangunan jembatan telah lebih awal mulai dilakukan.

“Temporary Bridge jembatan mulai pagi dibangun,” terang Dae Iwan sapaan Kadis PUPR ini.

Ditambahkannya, untuk sementara jembatan darurat telah dibangun. Sehingga sudah dapat digunakan untuk kelancaran aktivitas dan transportasi masyarakat.

Namun ditegaskannya, bahwa Dinas PUPR Provinsi akan melakukan penanganan permanen, awal tahun 2022 melalui sumber pembiayaan DAK.

Jembatan yang runtuh ini berada di jalan Provinsi (Pelangan – Pengantap) di Kabupaten Lombok Barat. Dibangun tahun 1983, bentang eksisting 13 meter, bangunan atas struktur beton bertulang, bangunan bawah dari pasangan batu dengan pondasi langsung.

Diingatkan dae Iwan, bahwa Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, telah berpesan untuk merespon cepat dan berkoordinasi dengan Kabupaten dan Kota, setiap pengaduan terkait infrastruktur di NTB.

“Ini demi mewujudkan NTB yang Gemilang. Diberbagai sektor, termasuk infrastruktur dan sarana prasarana,”tutup mantan kepala Bapeda Provinsi NTB ini. (tim)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional